DEPOK – Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) X Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kota Depok yang sempat diwarnai kericuhan, namun berhasil diredam sejumlah anggota organisasi kepemudaan yang hadir bisa dikatakan acara tersebut sukses digelar.
“Peran pemuda khususnya KNPI di Kota Depok sangat penting, karena juga sebagai aktor utamma yang kritis dan solutif dalam pembangunan di Depok,” kata Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, didampaingi Ketua KNPI Depok Tomy Wibawa Mukti Sitorus, usai Pemilihan Ketua KNPI Depok Periode 2025-2028, Selasa (19/8/2025).
“Dengan telah berhasilnya pemilihan ketua KNPI Depok diharapkan dapat lahir pemimpin pemuda yang amanah dan mampu berkolabotasi dengan pemerintah mewujudkan visi ‘Bersama Depok Maju’,” imbuh Chandra.
Sementara itu, Tomy Wibawa Mukti Sitorus sebagai ketua KNPI Depok periode 2025-2026 mengatakan, salah satu persoalan anak muda sekarang adalah tenaga kerja dari jumlah total 70 ribu pengangguran di Kota Depok 25 atau 30 persennya anak muda.
“Untuk itu KNPI Depok ke depan berharap Pemkot Depok mewujudkan lembaga pelatihan kerja agar mereka dapat membuka lapangan pekerjaan baru,” kata Tommy seraya menambahkan, bukan karena anak muda Depok tidak memiliki kompetensi, tapi terkadang lapangan kerja yang ada di lapangan itu tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
KNPI Kota Depok, ujar Tommy, akan bergandeng tangan dengan Pemerintah Kota sebagai mitra strategis untuk mewujudkan perubahan Depok Maju yang memang menjadi visi-misi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.
“Tentunya perubahan dalam konteks kepemudaan yang perlu kita kawal secara bersama adalah memastikan bahwa peraturan wali kota atau perwal terkait persoalan kepemudaan itu menjadi urgensi utama anak muda hari ini, ujarnya.
“Agar keinginan dan harapan dari anak muda itu tertuang dalam sebuah regulasi yang konkret dan jelas. Tentu kita harus melakukan pendekatan persuasif dengan pemerintah, sehingga langkah itu bisa kita optimalkan,” pungkas Tomy. (*/anton)







Komentar