JAKARTA-Karena terpaut dengan usia, sebanyak 45 batu nisan bersejarah di Museum Prasasti, Jalan Tanah Abang 1, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus) diperbaiki.
“Totalnya ada 45 nisan yang telah diperbaik. Perbaikan dilakukan pada nisan-nisan lainnya yang telah rusak dikerjakan secara bertahap dan sudah ranpung,” ungkap Suharto Kasatpel Museum Prasasti, Senin (9/10/2023), sambil menerangkan, bahwa, perbaikan dilakukan oleh Pusat Konservasi Cagar Budaya (KCB) selama 25 hari sejak pertengahan bulan September dan rampung pekan kemarin.
Lanjut Suharto menerangkan, rusaknya nisan disebabkan beberapa faktor diantaranya faktor usia, faktor cuaca seperti panas dan hujan. Sebab posisi batu nisan berada di atas tanah dan di ruang terbuka.
“Nisan nya ada yang retak dan pecah. Saat ini sudah kembali utuh karena sudah diperbaiki, lalu tulisan pada nisan juga diterangkan dan dirapikan,” ujarnya.
Dia berharap para pengunjung yang datang ke museum Prasasti untuk selalu berhati-hati karena banyak batu nisan posisinya di atas tanah.
“Semoga dengan perbaikan ini batu nisa di museum semakin awet dan bagus,” tuturnya.
Sekedar diketahui dari 45 batu nisan di museum prasasti semuanya terbuat dari batu alam murni yanh dibentuk persegi panjang. Dua batu nisan diantaranya bertuliskan
Elize Caroline Hauber -Dias
Geb: 22 September 1856
overl: 10 Maart 1931
en Onzen Geliefden Broeder Charles Hauber
Geb : 31 Januari 1876
Overl: 22 Februari 1897
Lalu nisan ke dua bertuliskan
Onzen di bare Echtgnoot en Vader
J.W.A Van Welsem
Geboren Deventer 9 Febr. 1866
Overlede. weltevreden 7 Mei 1927
en Onze Lieve Moeder
Caroline Elisabeth Arnoldina Van Welsem_Kohler Geboren 21 Oct. 1859
Overlenden : 4 Juli 1939. (van/fs)







Komentar