POSKOTA. CO- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lamongan Jawa Timur tahun ini akan melakukan rehabilitasi sebanyak 28 gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di wilayah Lamongan.
Kepala Disdik Kabupaten Lamongan, Munif Syarif mengatakan, rehabilitasi gedung SDN tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang hanya 24 SDN.
Saat ini, lanjut dia, pihanya sedang menyusun daftar lembaga yang bakal menerima DAK untuk rehab tingkat sedang. Namun, dirinya belum bisa membeberkan mana saja SD yang akan menerima.
Kegiatan DAK ini, kata dia merupakan upaya pemeliharaan fasilitas sekolah khususnya SD. Rata-rata biaya rehab sedang per ruang sekolah sebesar Rp 54 juta. Sedangkan setiap lembaga akan memerlukan biaya rehab beragam tergantung jumlah ruang.
”Tiap sekolah sedikitnya sekitar 2 s/d 3 ruang akan direhab sedang,” imbuhnya, Rabu(8/2/2023).
Dalam pelaksanannya, secara teknis kegiatan ini dilakukan secara swakelola oleh masing-masing sekolah penerima DAK.
Menurutnya, sejauh ini di Kabupaten Lamongan setiap tahunya masih ada sekolah yang memerlukan perbaikan. Namun, karena angkatan terbatas, maka perbaikan dilakukan hanya bagi sekolah yang kondisi kerusakannya sangat mendesak.
“Jadi hanya skala prioritas saja, yakni sekolah yang mengalami kerusakan berat atau benar-benar mendesak untuk dilakukan perbaikan. Memang pembangunanya ditangani pemerintah, tetapi perawatan diserahkan lembaga masing-masing, ” pungkasnya. (nurqomar)







Komentar