
POSKOTA.CO – Kelompok teroris yang baku tembak di Sarinah Jl. Thamrin Jakpus sebagai kelompok teroris Tahun Baru yang gagal melakukan serangan. Kelompok inilah yang pernah mengirim pesan ancaman kepada Kapolda Metro dan para petinggi Polri. “Mereka berencana beraksi saat tahun baru, namun aparat sudah lebih sigab, sehingga beraksi saat ini,” kata Komjen Budi Gunawan, wakapolri saat meninjau ke lokasi kejadian.
Peristiwa pemboman diakhiri baku tembak yang membuat para pelaku bom bunuh diri terjungkal disaksikan masyarakat Jakarta, terjadi ketika Presiden Jokowi hendak melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah Cirebon dan Jawa Barat, Kamis (14/1).
Drama menegangkan pelumpuhan pelaku teroris Sarinah bukti sigapnya aparat keamanan yang mampu mendekteksi dan melumpuhkan kawanan raja tega tersebut. Bayangkan andaikata mereka tak terdeteksi sejak Desember hingga perayaan tahun baru, berapa jumlah jatuh korban. “Di negara manapun, tak ada intelijen yang mampu mengetahui hari H aksi teroris,” ungkap Luhut M Panjaitan, Menko Polhukam pada wartawan.
Pernyataan Luhut menepis tudingan atau komentar nyinyir dari sejumlah orang yang mengaku pakar atau wakil rakyat yang mengatakan intel atau BIN kecolongan. Ucapan yang tak didasari fakta itulah yang sering membuat kisruh dan kecemasan di tengah masyarakat.
METODE DUNIA
Menurut tokoh spiritual Dalai Lama, penyebab atau akar terorisme adalah kebencian serta pandangan dan pikiran sempit. Cara mengatasinya harus dilakukan dalam dua tingkatan:
o. Pertama, semua pemimpin dunia dan orang-orang harus mencari metode segala usaha tanpa kekerasan untuk mengatasi situasi ini.
o. Cara kedua, jangka panjang, seluruh pemimpin dunia dan masyarakat harus lebih memiliki sifat mengasihi. Selanjutnya mencari akar ketidak cocokan atas konflik yang ada dan secara damai berdialog.
Saya rasa kita bisa melakukan hal tersebut sehingga akhirnya kita akan menghasilkan komunitas yang lebih mengasihi.”Tentu saja tidak semudah membalikan telapan tangan,” kilahnya.
Rangkaian bom bunuh diri dan serangan bersenjata mengguncang kawasan Sarinah, Thamrin pagi tadi. Sedikitnya 7 orang, termasuk 5 pelaku teror tewas dalam insiden ini.
DIPASTIKAN ISIS
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian memastikan pelaku teroris di gedung Cakrawala dan Jalan Thamrin Jakarta Pusat berhubungan dengan ISIS yang berpusat di Raqqa, Suriah.
Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders mengecam serangan-serangan bom dan penembakan yang mengguncang Jakarta. Koenders menyerukan adanya solidaritas internasional dalam perang melawan kelompok-kelompok teror.
“Ini jenis ketakutan yang ingin ditabur para teroris. Kita harus bertekad untuk menghentikan mereka,” tegas Koenders seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (14/1/2016).
Usai serangan teror di kawasan Thamrin, Kedutaan Belanda di Jakarta mengingatkan seluruh warga negaranya di Jakarta untuk berhati-hati. Kementerian Luar Negeri Belanda telah memastikan satu warganya mengalami luka parah dalam teror bom yang melanda Jakarta hari ini.
“Sejauh ini, seorang pria Belanda telah terluka serius,” demikian statemen Kementerian Luar Negeri Belanda seperti dilansir kantor berita AFP.







Komentar