oleh

Ustadz Solmed dan Penyanyi Melinda Ternyata Sama-Sama Berkeinginan Bisa Berbesanan

POSKOTA.CO – Ustadz Solmed dan keluarga penyanyi dangdut Melinda ternyata sama-sama punya keinginan bahwa mereka bisa berbesanan. Mereka berharap semoga Allah SWT mengabulkan harapan tersebut sehingga suatu saat kelak anak dari dua keluarga ini bisa menyatu untuk membina rumah tangga.

Hal itu pertama kali diungkapkan Melinda yang dikenal sebagai penyanyi lagu Cinta Satu Malam. “Semoga kelak bisa Ustadz Solmed bisa menjadi besan kami,” kata Melinda saat menemani suami, Adi Kurnia Setiadi beramah-tamah dengan Solmed. Hal itu berlangsung di sela kegiatan pemberian santunan di kampung halaman Adi di Kelurahan Babakan Kalang Anyar, Pandeglang, Banten, Sabtu (21/5).

“Bener lho, saya sama suami punya keinginan bisa menjadi besan *r ca Ustadz Solmed. Kebetulan anak-anak kami perempuan semua, sedangkan dua anak Pak Ustadz laki-laki semua,” ungkap Melinda disetujui Adi yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta. “Tapi anak-anak kami masih kecil. Begitu pula anak Pak Ustadz. Semoga kelak Allah mengabulkan doa kami,” tutur Melinda yang dikarunia dua putri balita dari pernikahannya dengan Adi.

Melinda menambahkan kedua keluarga ini bersahabat sejak lama. “Awalnya, saya kenal dengan April, istri Pak Ustadz, yang kemudian semua bisa saling kenal dan akrab,” kata Melinda yang juga pernah bermain di sejumlah film, termasuk yang berjudul Kuntilanak. Melinda kini sudah jarang tampil sebagai artis tapi selalu mendukung kegiatan suami yang sibuk sebagai anggota Dewan, pengusaha, dan pengacara.

Adapun Ustadz Solmed juga menyambut baik terhadap keinginan Melinda dan Adi untuk berbesanan. “Bang Adi dan Mbak Melinda merupakan keluarga baik dan terhormat serta sering berbagi dengan warga miskin. Insya Allah nanti ada jalan,” ujar Solmed usai memberikan tausyiah di hadapan seribuan warga yang hadir pada kegiatan silaturahmi dan santunan.

Mumpung masih bulan Syawal, Adi dan keluarga pulang kampung sekaligus memberikan santunan uang dan sembako kepada 750 anak yatim dan 250 dhuafa. “Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi,” kata Adi. Pada kesempatan ini, Adi juga memperkenalkan adik bungsu, Rani Indriani yang akan maju pada Pemilihan Legislatif Kabupaten Pandeglang 2024. (eli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *