POSKOTA. CO – Kemajuan suatu daerah khususnya Kota Depok sebagai salah satu daerah penyangga DKI Jakarta tentunya tidak akan bisa lepas dari berbagai bantuan daerah lain di wilayah Jabotabek terlebih dana bantuan atau uluran tangan dari Pemerintah Pusat untuk mengatasi berbagai persoalan kesehatan, pendidikan, infra struktur jalan dan fasilitas lain.
“Pembangunan Kota Depok yang diharapkan masyarakat selama ini terkesan sangat lambat terlebih masalah sarana dan prasarana penambahan jalan baru, pelayanan kesehatan, pendidikan dan lainnya, ” kata Sekretaris Partai Gerindra, Hamzah, Sabtu (2/4).
Memang sudah ada beberapa program yang mulai dikerjakan mulai underpass Jl. Raya Dewi Sartika, kelanjutan proyek lanjutan Jalan Tol Cijago, Jalan Tol Desari dan lainnya. Namun, sangat lambat dari harapan masyarakat Kota Depok selama ini sehingga hampir setiap sudut jalan saat jam sibuk kerja pagi maupun sore hari selalu terjadi kemacetan dan antrean kendaraan yang dikeluhkan masyarakat
Upaya mengatasi masalah yang dikeluhkan masyarakat Depok selama ini, tambah dia, karena Pemkot Depok terkesan ‘sombong’ atau merasa mampu berdiri sendiri tanpa meminta bantuan dari Pemerintah Pusat maupun mengandeng kota atau kabupaten di wilayah Jabodetabek mengatasi persoalan yang selama ini terjadi.
Pemerintah pusat baik Kementerian terkait, anggota DPR RI, Propinsi Jawa Barat dan wilayah yang dekat Kota Depok, imbuh dia, tentunya siap membantu. “Ini sudah berulang kali disampaikan ke Pemkot Depok namun terkesan ‘Ogah atau Sombong ‘ meminta bantuan dana akibatnya kemajuan dan pembangunan yang diharapkan masyarakat banyak hanya jalan ditempat, ” katanya ambil contoh masalah pembangunan jalan baru, pelebaran jalan, membuat gedung sekolah negeri baru, membangun gedung kesenian dan lainnya.
Memang belakangan ini ada program mengembangkan pembangunan dan lainnya di wilayah Depok Bagian Timur dan Barat yang dirasakan tertinggal dibandingkan wilayah lain karena selama ini Pemkot Depok hanya fokus di wilayah Pusat Kota saja sehingga terkesan kemajuan dan keramaian hanya berada di Jl. Raya Margonda.
“Saya selalu anggota DPRD Fraksi Gerindra Kota Depok berharap Pemkot Depok untuk terus melaksanakan program yang sudah direncanakan untuk kemajuan pembangunan yang diharapkan masyarakat banyak, ” tuturnya paling tidak dapat memaksimalkan keberadaan pihak swasta untuk membantu pembangunan melalui dana CSR.
Sangat disayangkan jika keberadaan dana CSR dari swasta tidak digali secara maksimal, tuturnya karena hampir sebagian besar pemerintahan Kota maupun kabupaten di Indonesia untuk membangun wilayahnya banyak yang melibatkan swasta tentunya melalui CSR yang sudah diatur oleh pemerintah.
“Saya yakin jika dana CSR dapat digali secara maksimal tentunya dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan Kota Depok di masa mendatang, ” katanya. (anton)







Komentar