POSKOTA.CO– Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengapresiasi pencanangan kegiatan Vaksinasi Merdeka di wilayahnya. Kegiatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 6-11 tahun tersebut sebagai upaya meningkatkan kekebalan herd imunity sehingga masyarakat terbebas dari pandemi virus.
Walikota Dhany mengimbau para orangtua agar mendorong anaknya melakukan vaksinasi yang kini banyak digelar di sekolahan. “Vaksinasi saat ini memang tidak membuat badan kebal terhadap Covid, masih berkemungkinan terpapar jika kendor terhadap prokes. Namun orang yang sudah pernah vaksin, biasanya tidak terlalu parah,” ujarnya usai menghadiri pecanangan Vaksinasi Merdeka di SDN Mangga Dua Selatan 01, Jalan Semangat RW 11, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Kamis (6/1).
Vaksinasi Merdeka digelar dalam rangka perluasan layanan vaksinasi anak di Indonesia, dengan target selama dua minggu ke depan. “Vaksinasi Merdeka ini digelar serentak di 30 provinsi di Indonesia,” jelas Dhany. Menurutnya kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kota dan Dinas Kesehatan yang ikut bagian dalam memberikan layanan vaksinasi untuk anak-anak.
Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari menambahkan, capaian vaksinasi terhadap siswa 6-11 tahun di wilayahnya hingga kini sudah mencapai 65 persen dari jumlah anak yang mencapai 90 ribuan. “Masih terus kita gencarkan agar seluruh pelajar dapat tervaksin. Kami juga meminta masyarakat tidak lengah dalam menerapkan prokes,” tandasnya.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya menargetkan dapat menyelesaikan Vaksinasi Merdeka dalam waktu dua minggu dengan cakupan 2,6 juta anak usia 6-11 tahun yang harus tervaksin.
“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah 100 persen dilaksanakan di sekolah ini harus dibarengi dengan adanya vaksinasi yang dipercepat terhadap anak-anak. Ini untuk mencegah terjadinya penularan terhadap anak-anak. Ini juga tantangan bagi kita agar jangan sampai ada klaster keluarga. Makanya kita minta vaksinasi ini dapat dilakukan dengan cepat,” tandasnya. (eli/sir)







Komentar