POSKOTA.CO – Hadeh, lagi-lagi sejumlah aset Fasilitas Umum (Fasum) berupa bahu jalan dan pedestrian atau trotoar di wilayah Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat dikuasai parkir dan Pedagang Kaki-5.
Tak pelak, kawasan jalan ini hingga menyempit akibat parkir kendaraan semaunya markir dibahu jalan. Selain itu, trotoar di jalan ini juga berubah fungsi menjadi lapak PK5 liar.
“Petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar memble, pada males dalam menjalankan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum (Tibum) nomor: 8 tahun 2007. Karena PK5 semakin banyak bertengger di atas trotoar. Itu juga lapak pedagang kelapa dan pedagang obat kuat di Jalan Samanhudi bertahun-tahun dagang di atas trotoar diidiemin bae. Pedahal fungsi trotoar untuk pejalan kaki malah jadi lapak pedagang,” cetus Ricky,49, pejalan kaki mengeluh, Sabtu (26/6/2021).
Hal senada juga dikeluhkan, Rahmat,59, ia juga mengeluh kawasan Jalan Pintu Air V, Pasar Baru, Sawah Besar menyempit, akibat lapak Pedagang Kaki-5 dan parkir yang teronggok setiap hari di jalan tersebut. “Sempit amat lewat jalan ini, karena banyak yang parkir juga lapak pedagang. Itu trotoar berubah fungsi jadi lapak Kaki-5 dan bahu jalan banyak parkir didiemin bae, seperti nggak ada Pemerintah,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu menegaskan, pengawasan dan monitoring di wilayah Jakarta Pusat membutuhkan perubahan karena banyak aset seperti bahu jalan dan pedestrian berubah fungsi menjadi lapak parkir maupun Pedagang Kaki-5.
“Tugas Satpol PP dan Perhubungan harus dioptimalkan kinerjanya. Jangan sampai ada pembiaran karena trotoar diperuntukan bagi pejalan kaki bukan untuk lapak Kaki-5 liar. Begitu juga bahu jalan yang menyempit di Jalan Pintu Air V, Pasar Baru, harus ditertibkan.”
“Semenjak Satpol PP dipimpin Kasatpol PP DKI, Arifin dan Wali Kota Jakpus Dhany Sukma, wilayah Jakarta Pusat banyak aset tidak tersentuh karena tidak tegas. Sehingga, pamong di wilayah bekerja juga tidak maksimal alias males kerja,” sambungnya mengakhiri. (van/sir)







Komentar