oleh

VKOY BUTIK MUSLIM: Dari Online Menuju Mancanegara

hakimPOSKOTA.CO – Ramah, cantik dan energik. Itulah kesan pertama yang dirasakan setiap orang bila bertemu Silvia Nurani, perempuan cantik pemilik VKOY Butik Muslim yang bertengger tegar di kawasan Limo, Cinere, Depok.

Hobinya menekuni bidang marketing membuat Vivi — panggilan akrabnya — senantiasa ingin berbuat sesuatu yang intinya memuaskan konsumen. Tahun 2009, saat masih bekerja sebagai marketing di salah satu bank swasta, Vivi juga mencoba bisnis baju yang dipasarkan ke teman-teman kerja dan tetangganya.

Bahkan, saking enerjiknya, Vivi suka narsis sendiri berfoto dan memasangnya di akun FB. Kegemarannya ini malah berbuah manis. Dari social media itulah dia kebanjiran order. Awalnya, dia membeli baju-baju di Tanah Abang, Jakarta. Namun karena pesanan terus meningkat dan bahkan ada yang minta desain tersendiri, maka tahun 2010 dia mulai berkonsentrasi memikirkan buat mendesain sekaligus membuat sendiri baju-baju pesanan para pelanggan.

“Dari awal baju yang saya desain adalah baju-baju muslim, kebanyakan desainnya lebih ke model simpel dan bisa dikenakan untuk orang kantoran. Tapi lama-lama berkembang, pesanan untuk baju ibu-ibu pengajian. Alhamdulillah, rezeki nggak boleh ditolak,” cetusnya ramah.

Hanya promo lewat FB itulah, Vivi sudah melayani 100 pcs baju tiap bulannya. Maka, semakin yakin lah dia; bahwa bisnis baju muslim adalah jalan hidup, sekaligus mata pencahariannya.

Setelah menikah, Vivi yang berkarir juga di bursa saham, memilih resign dari kantornya dan memilih mengembangkan bisnis online. Alhasil, pesanan demi pesanan kian membludak, bahkan pesanan datang dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand sampai Taiwan. Yang mengejutkan, pesanan juga datang dari London, Inggris. Untuk wilayah Indonesia sendiri sudah mencakup dari Sabang sampai Merauke.

Untuk menjalankan bisnisnya, Vivi kini sudah memiliki enam orang staf khusus di bidang admin online, packing, pramuniaga dan desain. Setiap bulan dia harus mempersiapkan 800-1000 potong baju untuk dikirim ke seluruh Indonesia.

“Saya sadar ini rezeki dari Allah yang luar biasa dan saya ingin membantu teman-teman yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan bergabung menjadi reseller VKOY. Mari kita kerja bareng. Dengan bekerja sebagai Reseller, bagi yang tidak memiliki modal usaha, bisa mencari uang dengan sistem ini,” papar wanita jebolan Public Relation ini bersemangat.

Desain Simpel dan Selalu Ikuti Permintaan Pasar Vkoy adalah penggalan dari nama Vivid dan Akoy, sang suami tercinta.

Baju-baju yang dipasarkan VKOY (penggalan dari nama Vivid dan Akoy, sang suami tercinta Vivi) seluruhnya terdiri dari bahan-bahan kaos, rayon, Jersey, spandek dan Sifhon. Ada juga yang divariasi dengan batik.

Harga yang dipasarkan relatif murah, mulai dari Rp 85.000-110.000 untuk jenis Blouse atau Rok. Gamis dijajakan mulai Rp 110.000-250.000 (tergantung bahan yang digunakan).

Selain baju muslim, tersedia pula Mukena, Sprei dan Bedcover dan aneka Pasmina. “Saya juga terus mengikuti perkembangan mode dan selalu mengikuti permintaan pasar. Misalnya saat ini banyak permintaan baju Gamis Syar’i, ya kita tetap ikuti juga permintaan konsumen.” paparnya.

Menurut Vivi, berbisnis harus dimulai dari rasa suka. “Memulailah sesuatu dari hobi, dari yang kita cintai, maka pekerjaan tersebut akan mengalir dengan mudah pengerjaannya. Dan jangan pernah merasa takut gagal, karena usaha apapun pasti ada pasang surutnya.” pungkasnya. (Hakim Moesthaf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *