POSKOTA.CO- Jajaran Subdit III Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya membekuk komplotan pencurian barang-barang berharga milik penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Mereka beraksi ketika para penumpang bus tertidur lelap. “ Sehari mereka rata-rata bisa menghasilkan sampai 14 barang-barang berharga milik penumpang,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Heru Pranoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu(7/9).
Heru mengatakan, dalam askinya para pelaku yang diperkirakan berjumlah 4-5 orang tersebut bekerja bekelompok.Dua pelaku berpura-pura membeli tiket di agen bus untuk keberangakat malam hari, dengan tujuan sejumlah darah di Jawa Tengah-Jawa Timur.
”Mereka sudah mengetahui, kalau berangkat malam sekitar pukul 10 malam, biasanya para penumpang terlelap tidur.Disitulah, pelaku beraksi dengan memeriksa tas penumpang dan mengambil barang-barang berharga seperti HP, perhiasan dan laptop.
Kemudian, pelaku minta turun dari bus, dan pindah ke mobil temannya yang mengikuti dari belakang,” tutur Heru.Selanjutnya, kata Heru, barang-barang hasil curian tersebut dikirim para pelaku melalui jasa pengiriman ke alamat penadah.
“ Kita juga menangkap penadahnya,” pungkas Heru.Heru menambahkan, penyidik masih mendalami keterlibatan para pelaku dengan penjual tiket dan kernet.” Masih kita selidiki,” jelas Heru.(sapuji)







Komentar