oleh

PURNAMA di PRAMBANAN – bagian ke 6

prambananPOSKOTA.CO – Bakso urat yang sedang Diana kunyah itu luar biasa nikmatnya. Ada 5 bakso dalam setiap mangkoknya plus daging tetelan yang bikin lidah lincah bergoyang. Sambal dan saos ia ambil beberapa sendok kecil sehingga bikin kuah bakso Diana berubah warna merah agak oranye.

Pedasnya…..bikin selera makan susah tuk dikendalikan. Tak ingin ia menelan cepat-cepat daging-daging kenyal serta sensasi daging tetelan, sayang kalau cepat-cepat di masukkan ke perut. Diana ingin berlama-lama menikmati bakso urat itu dalam kunyahan gigi geriginya.

Nikmatnya Bakso Telkom Yogya beradu dengan khayal yang tiba-tiba hadir memenuhi ruang batin Diana ketika pujaan hatinya mengajak berjalan-jalan. Kebahagian di siang itu komplit, sebuah kebahagiaan jiwa dan jasmani.
” Mas Bayu, kita mau jalan-jalan kemana?”

Diana bertanya sambil menatap wajah kekasihnya. Ia perhatikan dengan seksama, baru kali ini ia bisa memandang lekat dan dari dekat. Mata Mas Bayu berwarna coklat dan bulu matanya lentik, alis matanya tebal dan cukup besar, alis yang sangat bagus untuk laki-laki! Nampak lebih machooo….

Hidungnya sedang-sedang saja, tidak mancung tetapi tidak pesek. hmmm…bibir Mas Bayu sangat seksi, bagian atas agak kecil dan tebal dibagian bawah. ” Diana pilih ke Utara atau ke selatan? Ke tempat yang adem atau panas?
Tangan kiri Bayu menegang tangan tangan Diana ketika memberi pilihan tempat untuk jalan-jalan.

Bayu belum menentukan tempatnya, dia ingin mempersilakan wanita untuk memilih. Begitu caranya menyanjung dan membuat wanita penting. ” Mas Bayu….terserah ke utara atau ke selatan tetapi kita pergi tempat yang adem ya. Jam segini sedang panas sekali nih”

Diana ingin ke tempat adem, melihat gunung atau hamparan sawah. Laut memang indah tetapi Ia lebih suka hijau dan dinginnya gunung. Ketinggian Gunung membuatnya seperti lebih dekat kepada Sang Pencipta. Sang Pencipta yang sering digambarkan oleh manusia berada di atas….bertahta di

ketinggian!

Diana benar-benar menghabiskan 2 mangkok bakso dan segelas besar es teler. Sedang bayu justru hanya makan semangkok bakso serta segelas es teler. Sate ayam atau sate kambing sebenarnya makanan favoritenya tetapi Dia tahu, rata-rata wanita muda itu penyuka gelinding bulat-bulat alias bakso!

Motor dipacu Bayu kearah utara setelah acara makan bakso dan es teler rampung dan berhasil dengan baik. Diana nampak senang dengan pilihan makanannya. Membangun image di mata kekasih adalah tahapan awal berpacaran yang bagus. Ini yang akan Bayu Lakukan….untuk merebut hati sang pujaan hati. Bulak Sumur terus lurus ke arah utara ke Jalan Kaliurang! (Bersambung Wita Lexia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *