oleh

PERANGKAT DESA JUDI DITANGKAP POLISI

Peralatan judu koprok yang disita saat penggerebekan. (DOK)
Peralatan judu koprok yang disita saat penggerebekan. (DOK)

POSKOTA.CO – Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur, menangkap seorang perangkat desa di wilayah Kabupaten Madiun yang sedang berjudi dengan sejumlah temannya. Kapolres Madiun AKBP Rakhmad Setyadi, Jumat mengatakan tersangka adalah AP,41, warga Desa Winong, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.

“Oknum perangkat desa tersebut tertangkap tangan sedang bermain kartu sambil bertaruh uang puluhan ribu Rupiah,” ujar Kapolres Rakhmad kepada wartawan. Menurut dia, penangkapan oknum pejabat desa tersebut berkat keterangan dari sejumlah warga yang resah dengan aksi judi kartu di salah satu rumah warga.

Mendengar laporan tersebut, aparat keamanan dari Satreskrim Polsek Gemarang langsung mendatangi lokasi dimaksud. Saat digerebek, mereka sedang asyik bermain judi kartu ijo. Mengetahui kedatangan polisi, para pelaku judi langsung lari berhamburan keluar rumah. Sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku dengan petugas.

Dari aksi penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua tersangka dan beberapa barang bukti. Di antaranya, satu set kartu ijo, satu lembar tikar, dan uang tunai sebesar Rp449 ribu.
“Sedangkan tersangka lain yang ditangkap adalah DM (49) warga desa setempat. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres.

Sementara, Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun, AKP Mukhamad Lutfi, menyatakan, selain dua tersangka, terdapat lima orang tersangka lain yang dikejar malam itu. “Namun mereka berhasil melarikan diri dan kini dinyatakan buron atau masuk daftar pencarian orang alias DPO,” ujar AKP Lutfi.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka melanggar pasal 303 KUHP jo pasal 2 UURI Nomor 7 tahun 1974 tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara lamanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *