oleh

Jalan Terbaik Adalah Jalan Tengah

POSITIF2POSKOTA.CO – Buddha Shakyamuni pernah memiliki siswa yang tidak tidur bahkan di malam hari, melihatannya ia meditasi di siang hari dan melafal sutra di malam hari hingga matanya hampir buta.

Buddha Shakyamuni memberitahunya, “Cara kamu berlatih akan membuat kamu menjadi Maya daripada menjadi orang Suci. Apabila kamu memainkan gitar dan tali senarnya terlalu kencang, apakah gitar itu menghasilkan suara?” Siswa tersebut menjawab? “Tidak!”

“Tapi kalau tali senarnya terlalu longgar, apakah akan muncul suara?” Dia berkata, “Tidak, tidak sama sekali.” Lalu, Buddha Shakyamuni berkata, “Cara yang terbaik adalah jalan tengah.”

Jadi, kehidupan yang seimbang adalah Kebenaran; pikiran yang biasa adalah Kebenaran. Kita jangan menginginkan sesuatu hingga terlalu cemas. Mengharapkan menjadi Orang Suci dengan cepat juga semacam keserakahan.

Kita harus bersikap santai dalam mengerjakan apa pun yang kita lakukan. Bagaimana mungkin Anda meminta bayi yang baru lahir untuk mengayuh sepeda? Anda mungkin cemas jika ia sudah dewasa lalu menjadi orang yang tak berguna, tapi Anda tidak bisa memaksanya.

Ia bahkan belum bisa berjalan dengan mantap, jadi bagaimana mungkin Anda memintanya untuk berlari? Meskipun ia memaksakan diri untuk berlari, ia pasti akan jatuh.

Jika seorang bayi yang baru belajar jalan mencoba untuk berlari, bukankah ia akan jatuh dalam beberapa langkah saja? Sebagai akibatnya, ia akan cedera dan semua itu karena ia terlalu cemas.
(bersambung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *