POSKOTA.CO – Para ibu banyak yang mengeluhkan bau tak sedap pada mukena yang tersedia di sebagian besar musala. Sehingga para ibu pun enggan menggunakan perangkat salat wanita yang terdapat di musala-musala di Indonesia. Hasil temuan tak sedap itu membuat Dompet Dhuafa (DD) bekerja sama dengan Yayasan Mukena Indonesia (YMI) bergerak cepat untuk menghelat cuci mukena gratis.
Gelar cuci mukena gratis itu akan diadakan di 1.435 musala di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan ini. “Melalui program ini kami berharap kita semua tergerak untuk menjaga kebersihan dan kesucian mukena dan perangkat ibadah lainnya,” ujar M. Thoriq Helmi, Direktur Sumber Daya Dompet Dhuafa kepada wartawan di Jakarta Selatan (7/7-2014).
Tercetusnya ide mencuci ini didorong oleh rasa prihatin Thoriq saat mengadakan perjalanan dinas ke daerah. “Pengalaman saya ketika perjalanan dinas, istri saya terutama, dan para ibu banyak tak mendapatkan mukena yang bersih dan bagus,” cetusnya.
Kenyataan pahit itulah yang mendorong organisasi nirlaba DD dan YMI mengadakan cuci mukena gratis di musala berbagai tempat, seperti di SPBU, terminal bus, stasiun KA dan pertokoan-pertokoan yang rata-rata perangkat salatnya kerap dalam keadaan kotor, kumuh dan bau.
Untuk itulah gerakan ini mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sesame dalam bentuk donasi. Hal ini merupakan wujud nyata bagi organisasi yang berpengalaman selama 20 tahun mengelola zakat, wakaf, infaq dan shadaqoh (ZISWAF) Dompet Dhuafa dan YMI bersama masyarakat untuk membantu kaum muslimah Indonesia agar bisa nyaman beribadah salat saat singgah di musala maupun masjid umum.
Nilai tambah dari gerakan ini juga membuka peluang pemberdayaan ibu-ibu tak mampu di sekitar musala. Mereka diberdayakan untuk mencuci dan menyetrika mukena-muka yang kotor. “Insya Allah akan menambah penghasilan untuk keluarga,” imbuh Thoriq.
Inisiatif yang digagas DD-YMI ini diharapkan menjadi inspirasi berbagai pihak untuk turut membantu menyukseskan gerakan mulia ini. “Kita berharap masyarakat memberikan dukungan sumber daya, sumbangan, atau juga menjadi relawan yang langsung erjun ke lapangan menjaga kebersihan alat salat di musala atau masjid di sekitar masing-masing,” papar Ketua YMI, Aunul Fauzi.
Yang menarik, dalam kiprahnya, YMI telah sukses melayani cuci mukena gratis di 400 musala-masjid di di wilayah Jakarta, Bogor, Semarang, Malang, Mojokerto, Surakarta, Klaten, Yogyakarta, Kebumen, Pekalongan, Bandung, Cilegon, Sukabumi, Cianjur, Pekanbaru, Bangkinang, Palembang, Samarinda, Banjarmasin, Donggala, Gorontalo dan Lombok. (Hakim)







Komentar