oleh

Menhub ApresiasI Biaya Rapid Test di Bandara Angkasa Pura II Turun Jadi Rp85.000

POSKOTA.CO – Biaya rapid test di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura turun men jadi Rp85.000.

Hal itu diungkapkan President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau fasilitas dan protokol kesehatan di bandara Soekarno-Hatta Jumat sore 18 September 2020.

Penurunan biaya menjadi Rp85.000 mulai berlaku 18 September 2020 di Bandara Soekarno-Hatta, dan rencananya mulai 1 Oktober 2020 juga diberlakukan di bandara-bandara PT Angkasa Pura II lainnya.

“Diharapkan dengan biaya rapid test yang diturunkan maka dapat lebih terjangkau bagi penumpang pesawat,” harap Awalludin.

Menurutnya layanan rapid test yang ada di bandara-bandara PT Angkasa Pura II diselenggarakan oleh Holding BUMN Farmasi.

“Pencegahan penyebaran COVID-19 saat ini menjadi salah satu fokus utama PT Angkasa Pura II bersama dengan seluruh stakeholder. Kami juga selalu berupaya melahirkan berbagai inovasi berbasis teknologi untuk mendukung fasilitas dan layanan yang aman dari COVID-19,” jelas Muhammad Awaluddin.

Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin menuturkan aspek keselamatan penerbangan juga menjadi hal yang tidak bisa dikompromikan.

“Saat ini PT Angkasa Pura II dan stakeholder lainnya tengah menggalakkan kedisiplinan dalam menjaga keselamatan penerbangan dan kepaturan protokol kesehatan, melalui Safety and Healthy Campaign,” ujarnya.

Terkait keselamatan penerbangan, fokus dari kampanye adalah memperkuat kedisiplinan dalam hal pembersihan objek asing atau material berbahaya (Foreign Object Debris/FOD) pada area runway dan apron, lalu penataan peralatan penunjang pelayanan darat (Ground Support Equipment/GSE) termasuk nonmotorized GSE.

Kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, guna melihat langsung pelayanan di bandara terkait pencegahan penyebaran COVID-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

Kehadiran Menhub bertepatan juga dengan pelaksanaan onsite atau aktivitas dari Safety and Healthy Campaign yang digelar PT Angkasa Pura II.

Menhub tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.00 WIB didampingi President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin serta menyempatkan menyaksikan parade personel yang bertugas menjaga aspek keamanaan penerbangan dan kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 antara lain personel aviation security yang menggunakan smart helmet.

“Smart helmet ini dapat digunakan mobile untuk secara langsung mengukur suhu tubuh pengunjung bandara atau penumpang pesawat,” jelas Menhub.

Kemudian, Menhub meninjau penerapan protokol kesehatan di Security Check Point (SCP), kemudian check point validasi dokumen kesehatan yakni hasil rapid test/PCR test, lalu check in counter, dan kemudian ke boarding lounge.

“Protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta sudah diterapkan dengan baik, ini harus selalu dijaga,” ujar Menhub.

Dalam Safe Travel Score yang dirilis Safe Travel Barometer, Bandara Soekarno-Hatta termasuk bandara di dunia yang mendapat rating tinggi yakni mencapai 4.09 dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Rating tersebut juga merupakan yang tertinggi di Indonesia.

Budi Karya meminta protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat di tengah pandemi ini guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional.  (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *