BOGOR – Suasana hangat dan penuh harmoni menyelimuti akhir pekan di AEON Mall Sentul City, lewat acara musik bertajuk “Sisters In Harmony”, bagian dari rangkaian Road to Cerita Langit Jingga. Acara ini menjadi simbol perjalanan persaudarian dan cinta dalam musik yang dipersembahkan oleh tiga talenta muda berbakat: Saphira Adya, Nadia Dari, dan Gaby Rosse.
Mini konser Sisters In Harmony yang digelar Sabtu, 1 November 2025 pukul 18.00 – 22.00 WIB di Canal Stage, Ground Floor AEON Mall Sentul City tersebut diselenggarakan oleh Trisikom (3COM) — yang sebelumnya sukses dengan festival musik Cerita Langit Jingga pada Oktober 2023. Acara ini didukung oleh AEON Mall Sentul City, WIR Group, dan Sekolah VR Keliling.
Kolaborasi ini menghadirkan perpaduan antara hiburan, edukasi, dan teknologi dalam satu malam penuh harmoni dan kehangatan keluarga.
Saphira Adya, Nadia Dari, dan Gaby Rosse Saphira Adya atau akrab disapa Sasha, merupakan penyanyi sekaligus penulis lagu yang telah merilis empat single: Remind Me of You, Letting You Go, Malam Melagu, dan Lelah. Dikenal lewat gaya penulisan lirik yang jujur dan personal, Sasha menghadirkan lagu Lelah sebagai refleksi dari pengalaman pribadinya—sebuah ruang aman bagi siapa pun yang pernah merasa butuh ditemani di tengah tuntutan untuk selalu tampak kuat.
Nadia Dari, sang anak tengah, dikenal piawai dalam menulis dan mengolah musiknya sendiri. Setelah merilis empat single — Morning Birds, Galaksi, Di Jalan-Mu, dan Frozen in Time, pada kesempatan ini ia memperkenalkan karya terbarunya yang berjudul “Jauh”.
Single ini memiliki makna mendalam akan rasa kehilangan, karena terinspirasi dari kenangan bersama salah satu kucing kesayangannya, Choky. Melalui lagu ini, Nadia mengajak pendengarnya untuk menyelami emosi yang tulus dan penuh kehangatan.
Sementara itu, Gaby Rosse, si bungsu yang dikenal publik lewat konten kreatif dan persona cerianya di Tema Indonesia, memulai debut musik lewat single berbahasa Inggris berjudul World Around Us, disusul oleh single kedua Tak Searah yang merepresentasikan semangat Gen Z. Gaby sudah gemar bernyanyi sejak kecil dan kerap tampil bersama Nadia di berbagai acara, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari perjalanan musikal keluarga ini. Dalam kesempatan ini, Gaby berharap 2 single lagunya dapat disukai dan dinikmati oleh pecinta musik tanah air.
Lirik dan melodi “Jauh” lahir dari refleksi emosional tentang kehilangan, kerinduan, dan cinta yang tetap hidup meski terpisah jarak dan waktu. Setiap baitnya mengalir seperti percakapan sunyi antara jiwa yang ditinggalkan dan jiwa yang telah pergi.
Meski berangkat dari kisah personal, “Jauh” tidak hanya ditujukan bagi mereka yang kehilangan hewan kesayangan. Lagu ini menjadi simbol bagi siapa pun yang pernah ditinggalkan entah oleh keluarga, sahabat, atau seseorang yang dicintai. Melalui “Jauh” Nadia berharap pendengar dapat merasakan kembali kenangan bersama untuk mereka yang telah mendahului, sekaligus menemukan ketenangan dalam mengenang dan mendoakan mereka.
Sebelumnya, Nadia Dari telah berkolaborasi dengan Sekolah VR Keliling dalam program edukasi untuk lebih dari 500 anak marginal. Kini, bersama kedua saudarinya, kolaborasi ini berlanjut untuk membuka akses teknologi bagi publik yang lebih luas. Sekolah VR Keliling hadir sebagai simbol mimpi tanpa batas — membawa siapa pun untuk “pergi ke mana saja” tanpa halangan jarak dan waktu.
WIR Group menyambut baik kolaborasi antara Sekolah VR Keliling dengan penyanyi muda berbakat seperti Nadia Dari, Saphira Adya, dan Gaby Rosse, karena mereka mewakili generasi muda yang smart dan memiliki visi misi yang sama untuk membangun negeri ini. Semoga kolaborasi ini dapat menginspirasi banyak pihak dan semakin banyak orang yang terakses Sekolah VR Keliling yang menghadirkan teknologi imersif dalam pembelajaran”, ucap Stephen Ng, CEO WIR Group. (mk)







Komentar