oleh

Makna Bulan Rajab sebagai Bulan yang Istimewa

POSKOTA.CO-Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat dan telah memasuki bulan Rajab. Banyak keistimewaan di bulan Rajab dengan amalan ibadah khusus. Salah satunya, dengan adanya peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw yang diperingati pada 27 Rajab Sering kita dengar doa yang dilantunkan,” Allahumma barik di lana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhona.  Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab  dan Sya’ban serta sampaikanlah kami di bulan Ramadhan.

Bulan Rajab merupakan rangkaian dari bulan menuju bulan suci Ramadhan. Dengan kata lain, bulan persiapan sebelum memasuki bulan puasa.

Mengutip dari kitab Fadhoilus Syuhur menyebutkan bulan Rajab berasal dari kata ‘rojaba’ atau terdiri dari tiga huruf (ro, jim, ba. Dimulai dari huruf ro’ yang artinya ridwan atau ridho. Sebagaimana dalam QS. Ali Imron :162 yang berisi  tentang anjuran keridhoan dan kesabaran. Sebab, apapun kebaikan itu semua terdapat ridho. Istilah ridho memiliki arti mengeluarkan rasa benci dari hati sehingga tidak ada kata kecuali senang dan menerima.

Ridho sendiri juga telah menjadi bahasa Indonesia menjadi kata rela.  Perintah ridho juga tercatat dalam sejarah ketika  Umar bin Khatab mengirim surat  kepada Abu Musa Al-Asy’ari. Isinya “. .kalau kamu tidak ridho maka bersabarlah,”. Bahkan, dalam rukun Iman ada percaya dengan qodho dan qodar yang dimaksud ridho atau menerima ketentuan dari Allah Swt.

Huruf jim memiliki makna juud yang artinya dermawan atau pemurah. Sebagaimana sifat yang dimiliki Rasulullah saw yang dikenal sebagai orang dermawan atau pemurah. Bahkan, harta kekayaannya didermakan di jalan Allah Swt. Menyayangi fakir miskin, yatim dan suka bersedekah. Orang yang dermawan akan dekat dengan surga dan manusia, sedangkan orang kikir akan dengan ke neraka.

Huruf ba’ artinya baro’ah yakni dijauhkan dari sifat munafik. Apalagi, munafik adalah sifat yang patut dijauhi dan berbahaya. Salah satu tandanya, bila berkata selalu bohong, bila berjanji tidak menepati dan bila dipercaya khianat. Sifat munafik tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an  Sebagaimana di dalam QS. At-taubah: 68 yang artinya: Allah meyiapkan orang munafik kafir menyiapkan neraka jahannam. Untuk itu, sifat munafik harus dihindari dan cara menghilangkannya melalui zikir. Munafik adalah penyakit hati dan cara pengobatannya melalui pembiasaan zikir.

Melalui  sifat ridho, dermawan dan menjauhi sifat munafik sebagai persiapan menuju bulan suci ramadhan. Amalan ibadah lainnya adalah dengan berpuasa di awal bulan Ramadhan atau selama 10 hari. Semoga dengan doa yang kita lantunkan, mendapatkan berkah di bulan Rajab dan dijaga sampai bulan suci Ramadhan. Amin. (*/anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *