oleh

Pimpin Klasemen MotoGP, Mir Lebih Fokus Amankan Poin demi Gelar

POSKOTA.CO – Pemimpin klasemen sementara MotoGP,  Joan Mir ( Suzuki Ecstar/Spanyol), menegaskan dirinya kini lebih fokus meraih poin di empat seri tersisa demi mengamankan gelar juara dunia.

Sejak mengambil alih posisi pimpinan klasemen sementara pembalap di GP Aragon, ​​Mir menegaskan pendekatannya terhadap balapan tidak berubah meski kini lebih  fokus pada permutasi mengamankan gelar.

“Jika saya pikir sekarang lebih dari sebelumnya, itu akan menjadi kesalahan besar, karena tentu saja kita semua tahu bahwa kita bisa membuat kesalahan, dan sekarang bahkan lebih,” kata Mir ketika seperti dilansir Motorsport.com. “Tetapi kami harus cepat, dan selalu ketika Anda mencoba untuk menjadi cepat, Anda [memiliki lebih] risiko dan Anda bisa membuat kesalahan,” sambungnya.

Disinggung apakan dirinya telah berfikir untuk meraih gelar?  “Yang penting adalah menemukan keseimbangan itu dan mengambil risiko saat ini, misalnya dalam balapan adalah momen di mana saya pikir saya bisa mengejar [dua] pembalap teratas. Tapi kemudian saya melihat saya tidak melakukannya, jadi [saya bertanya pada diri sendiri] mengapa saya harus terus mendorong, mempertaruhkan kecelakaan jika saya sudah tahu saya tidak bisa memenangkan perlombaan ini,” sambungnya.

Menurut Mir, dirinya belum berfikir untuk meraih gelar meski kini berada di puncak klasemen dengan ungguln 14 poin dari peringkat kedua Fabio Quartararo (SRT Petronas Yamaha/Perancis). “Jadi, ini sedikit intinya. Kami tidak perlu memikirkan kejuaraan di beberapa saat, seperti di lap pertama saya tidak memikirkan sama sekali tentang kejuaraan. Tapi kemudian itu adalah saat yang mungkin ya, mungkin aku memikirkannya. Jadi, [Anda perlu] menemukan kompromi, ” jelas Mir.

Sebab, lanjut Mir, yang dia  berikan saat bertarung untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 kali ini sama dengan saat dirinya berjuang memenangkan gelar Moto3  tahun 2017 lalu.

Sejumlah pembalap menempatkan Mir sebagai favorit  untuk merebut mahkota meski dia belum memenangi balapan musim ini.  Tapi Mir menghadapi  tekanan  karena jika sampai dia menjadi juara dunia, tapi dia belum sama sekali pernah meraih juara hingga GP Teruel.

Ketika hal itu ditanya apakah ini akan menguntungkannya dalam perburuan gelar MotoGP ? “Pasti berbeda, momennya juga  berbeda. Bagi saya, gelar itu atau gelar ini nilainya sama,” ucap Mir. “Jika, akhirnya, saya bisa mendapatkan gelar ini, nilai yang saya berikan untuk kejuaraan Moto3 sama dengan yang saya berikan untuk yang ini. Memang benar bahwa saya sedikit lebih dewasa, saya memiliki pengalaman untuk memahami sedikit tekanan, untuk mengelolanya dengan baik. Jadi, saya pikir gelar itu [pada 2017] memberi saya banyak pembelajaran, ” imbuhnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *