JAKARTA -Lama berkecimpung di dunia sepakbola, mantan Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, didapuk menjadi Manajer Tim Karate DKI Jakarta di ajang Pekan Olahraga Nasional(PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Mantan calon anggota Exco PSSI dan General Manajer Klub Sepakbola Qingdao Red Lions FC China, yang kini menjabat sebagai Chairman klub sepakbola Filipina, United FC itu, mengaku awalnya ia diminta oleh salah seorang pengurus Pengprov FORKI DKI Jakarta untuk menjadi manajer tim karate.
“Sekitar bulan Februari saya ketemu salah seorang pengurus Pengprov Forki DKI menawari saya menjadi manajer cabor karate DKI di PON nanti. Waktu itu saya minta waktu untuk menyesuaikan pekerjaan saya di Manila,” jelas Esti Puji Rahayu membuka perbincangan di Gedung KONI DKI, Tanah Abang 1, Jakarta Pusat, Kamis (20/6)
“Sebenarnya, latar belakang saya adalah karateka. Jadi dunia karate sudah tidak asing bagi saya,” lanjutnya.
Esti mengaku meraih medali perunggu di suatu kejuaraan karate di nomor kumite.
Sebagai manajer karate DKI akunya sudah merancang program buat Ceyco dan kawan kawan selama melakukan pemusatan latihan daerah (Pelatda) di GOR Cilandak. Selain itu ia juga akan mengirimkan karateka mengikuti satu turnamen di Manila.
” Kebetulan di Manila tempat saya berusaha akan ada turnamen yang pesertanya karateka nasional Filipina. Jadi cocok untuk berlatih tanding bagi anak anak Jakarta sekaligus juga menambah jam terbang. Selain uji coba di Manila jelang PON nanti mereka akan berlatih di Jepang selama sebulan pada awal Agustus nanti,” jelasnya.
Esti menjanjikan karateka DKI akan membuat prestasi di PON nanti. “Semua kelas yakni 17 nomor semuanya memiliki peluang yang sama untuk meraih medali emas,” jelasnya.
Terpisah, karate Ceyco yang akan tampil di kelas kumite -68 kg bertekad meraih medali emas. “Saya harapkan doa restu dari warga jakarta agar karateka DKI bisa berjaya,” cetusnya. (Bu)







Komentar