oleh

Tak Perlu Khawatir, Ada Tiga Kemasan Vaksin Covid-19 Berbeda-beda

POSKOTA.CO–Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi takut ketika melihat ada tiga kemasan vaksin Covid-19 dari Sinovac berbeda-beda. Karena perbedaan kemasan tersebut menandakan tiga tahapan yang berbeda sebelum dan saat melakukan vaksinasi.

Penjelasan itu disampaikan Bio Farma melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Perbedaan tiga kemasan menunjukkan adanya tiga tahapan yang sudah dan sedang dilaksanakan.

Pertama, sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, Sinovac melakukan uji klinis vaksinnya bersama tim uji klinis Universitas Padjajaran. Vaksin yang digunakan untuk uji klinis ini disebut dengan nama SARS-CoV-2 Vaccine dikemas dalam prefiled syringe berisi satu dosis.

Kedua, vaksin Covid-19 yang digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi adalah vaksin jadi adalah produksi Sinovac langsung dan telah diberikan Persetujuan Penggunaan Darurat (EUA) oleh Badan POM, yaitu dikemas dengan nama CoronaVac berisi satu dosis.

Ketiga, awal Januari 2021, Sinovac sudah mengirimkan 15 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku (vaksin curah) yang bisa diolah menjadi vaksin jadi dan didistribusikan PT Bio Farma. Vaksin curah produksi Bio Farma ini akan mengenakan kemasan yang berbeda, yakni bertutup warna dark navy berisi 10 dosis.

Namun di tengah ramainya vaksinasi, penambahan kasus harian yang terkonfirmasi positif virus Covid-19 juga terus bertambah. Tetapi jumlah pasien sembuh juga mengalami peningkatan dari hari kehari.

Jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 kembali bertambah 295 orang pada Senin (18/1/2021). Sehingga total pasien meninggal menjadi 26.282 orang.

Begitu juga penambahan pasien Covid-19 yang sembuh mencetak rekor, yakni bertambah 9.475 orang dalam sehari. Sehingga saat ini total pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 745.935 orang. Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya pada 14 Januari 2021 lalu dengan kenaikan jumlah yang sembuh sebanyak 7.741 orang dalam sehari.

Hingga 18 Januari 2021 kasus positif Covid-19 bertambah 9.086 kasus sehingga akumulasi sebanyak 917.015 orang. Sebanyak 77.579 orang menjadi suspek Covid-19. Saat ini kasus tersebar di 510 kabupaten Kota di 34 Provinsi di Tanah Air.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *