oleh

Sekjen Kemhan Lantik 33.785 SPPI di Halim: Jaga Amanah, Benteng Ekonomi RI Ada di Tangan Kalian

JAKARTA — Sebanyak 33.785 sarjana resmi dilantik jadi “tentara ekonomi” Indonesia. Di Taxy Way Hanggar Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.I.P selaku Ketua Panitia Seleksi Nasional SPPI memimpin Upacara Penutupan Diklat SPPI TA 2026, Jumat 31 Juli 2026.

“Tugas kalian turun ke desa dan laut, mengawal ketahanan pangan. Jaga amanah. Jadikan koperasi benteng ekonomi di desa. Tolak korupsi,” tegas Sekjen Kemhan dalam amanatnya.

DATA PRESISI: 33.785 LULUS DARI 35.476 PESERTA

Berdasarkan Laporan Kepala Badan Pengembangan SDM Pertahanan Kemhan, Diklat 45 hari sejak 17 Juni 2026 meluluskan 33.785 orang dari alokasi 35.476 orang.

Rinciannya:

  1. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih – KDKMP: 28.626 orang lulus dari alokasi 30.000 orang
  2. Kampung Nelayan Merah Putih – KNMP: 5.159 orang lulus dari alokasi 5.476 orang
  3. Tidak Hadir: 1.691 orang

Diklat dilaksanakan 2 gelombang oleh satuan-satuan TNI/Angkatan berdasarkan Surat Perintah Menhan RI No. B/1288/PDL.00/BPSDM HAN tanggal 13 Mei 2026.

Gelombang 1: Bela Negara. Gelombang 2: Manajerial Koperasi Merah Putih.

“Nilainya satu: AMPUH. Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis. Bawa itu ke desa,” pesan Sekjen kepada seluruh peserta.

MISI: GERAKKAN EKONOMI DARI AKAR RUMPUT

Usai upacara, para lulusan akan diberangkatkan bertahap mulai Agustus 2026. Sasaran utama: mendampingi pembentukan dan pengelolaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Siap mengabdi untuk Indonesia Maju,” pekik peserta menutup upacara dengan defile.

Dengan dilantiknya 33.785 SPPI ini, pemerintah menargetkan penguatan ekonomi di tingkat desa dan pesisir sebagai kunci mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional. (aga/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *