oleh

Pengguna Dokumen Palsu Untuk Nonmudik akan Diproses Pidana

POSKOTA.CO–Peringatan keras kepada warga nekat mudik meski telah dilarang pemerintah. Jangan coba-coba menggunakan surat palsu untuk mengelabui petugas di lapangan.

Jika ketahuan menggunakan surat palsu saat pemeriksanaan di pos penyekatan larangan mudik akan diproses secara pidana. “Kalau ada dokumen perjalanan nonmudik palsu itu akan dipidana,” kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono, Rabu (5/5/2021).

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan, perjalanan nonmudik pada 6-17 Mei 2021 harus dilengkapi sejumlah dokumen, sesuai ketentuan pemerintah.

“Kita akan periksa semua persyaratannya. Perjalanan dinas TNI/Polri/ASN harus ada surat perjalanan dinas, tanda tangan basah, cap basah dan print out, jadi bukan fotokopi. Berlaku untuk individual, untuk satu kali perjalanan,” ujar Kombes Sambodo.

Menurutnya cuma kendaraan tertentu dengan keperluan khusus dan memiliki berkas dokumen lengkap saja yang diperbolehkan melewati titik pos penyekatan mudik. Jika tidak memiliki dokumen yang dibutuhkan, kendaraan tersebut akan diputar balik.

Sedang untuk masyarakat umum dan pekerja informal, minimal ada surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa menyangkut tujuan perjalanan. “Di luar itu akan kita putar balikkan.,” tegas Sambodo.

Operasi Ketupat Jaya 2021 berlangsung 12 hari mulai 6-17 Mei 2021 bersamaan dengan larangan mudik oleh pemerintah pusat.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *