oleh

Mentan RI, Gelar Panen Raya Padi Jenis Inpara 8 Di Subang

POSKOTA. CO- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bersama rombongan menggelar panen raya padi jenis inpara 8 di lahan sawah seluas puluhan hektar di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi ( BB Padi) Di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang, Jumat (24/6/2022)

Mentan yang mengenakan baju warna hitam dan berkaca mata serta menggunakan sarung tangan yang tiba di lokasi panen raya langsung terjun kesawah dan memotong padi menggunakan arit sembari berjongkok. Tentu saja aksi mentan tersebut menyedot perhatian para petani yang hadir dilokasi panen raya.

Mereka pun mengambil momen tersebut untuk bersewa photo menggunakan kamera phonselnya. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, jika produktivitas padi hanya mendapatkan 5,2 ton perhektar ini belum maksimal.

Dilahan sawah yang subur semacam ini mestinya hasil produktivitas gabah bisa mencapai sekitar 7 hingga 8 ton perhektarnya. Hal ini kemungkinan ada ketidak beresan dalam penggunaan Benih, Irigasi dan cara pemupukan.

Padahal saat ini sudah ada varietas unggul seperti Ciherang, Infari dan padi sejenisnya yang dapat meningkatkan produktivitas. “Untuk ketahanan pangan nasional, produktivitas padi harus ditingkatkan,” kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kepada POSKOTA. CO.

Mentan mengatakan, untuk meningkatkan produksi padi tentu harus ada terobosan. Pihak litbang memiliki peran penting untuk meningkatkan produktivitas padi.

Sejauh ini produktivitas padi di Indonesia berada di urutan Ke-2 dari 9 Negara di Benua Asia dan kalah oleh Vietnam yang berada diposisi Ke-1 hasil produktivitas padi.

Padahal lahan sawah dan kultur tanah di Indonesia jauh lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara di Benua Asia.

“Jadi peningkatan produktivitas beras harus jadi tantangan kita bersama karena beras sangat penting bagi kehidupan Bangsa,” pungkasnya. ( Sandy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.