POSKOTA.CO-Ketua MPR RI Bambang Jumat (28/5-2021) membedah buku 364 halaman dengan judul” Cegah Negara Tanpa Arah” dan Restorasi Haluan Negara Daerah Reposisi Haluan Negara Sebagai Wadah Aspirasi Rakyat, didampinggi ,(1) Rektor IPB,Prof.Dr.Arief Satria,SP,M.LSi,(2) Prof.Dr.Didin S.Damanhuri,SE,MS.DEA (3) Advokat/Pakar Hukum Tata Negara,Dr.Andi Imanputra Sidin,SH,MH. di Ruang Median Center Nusantara III Lantai Satu Gedung Parlemen Jakarta.
Dalam bedah buku dengan wadah ekonomi berbasis konstitusi dan perlunya haluan pembangunan “modal GBHN” imbuh Ketua Dewan Pakar Brain Society Center.Didin S Damanhuri menyatakan tujuan bernegara bangsa Indonesia , tercamtum dalam Sila Kelima Pancasila ”Keadialan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dan diperkokoh secara konstitusional dalam batang tubuh Konstitusi UUD ’45 sebagai penjabarannya .
Menurut banyak studi (Damanhuri,1990; Mubyarto,2001 dan Swasono,2005” Ideologi Ekonomi Indonesia “tertuang dalam pasal-pasal ekonomi UUD 1945,terutama pasal-pasal 27 (ayat 2),33 (ayat 1,2 dan 3) dan 34 (ayat 1) .
Jika dirangkaikan secara bebas, maka ketentuan-ketentuan itu benbunyi “Sistem Ekonomi Indonesia (SEI) disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas “Kekeluargaan” dimana (!) cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup rakyat banyak dikuasai negara, (2) Bumi,air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat , (3) Tiap-tiap warganegara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan (4) Fakir,miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara,yang dikembangkan sebagai Sistem Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat.Imbuhnya (timyadi/fs)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo disampingi IPB,Prof.Dr.Arief Satria,SP,M.LSi, Prof.Dr.Didin S.Damanhuri,SE,MS.DEA dan Advokat/Pakar Hukum Tata Negara,Dr.Andi Imanputra Sidin,SH,MH







Komentar