oleh

Kelihatan Banget, Terjadi Konflik di Tubuh Polri

-Nasional-388 views

POSKOTA.CO – Ada sinyalemen di tubuh Polri kini terjadi konflik kekuasaan dan menggunakan suara LSM untuk saling menjatuhkan. Apalagi menjelang berakhirnya singgasana pucuk pimpinan Polri yang berkedudukan di Trunojoyo. Bahan olahan yang lezat adalah surat Bareskrim pada buronan kakap Djotjan (Djoko Tjandra).

Indonesia Police Watch (IPW) diduga memiliki maksud terselubung dalam menyebarluaskan surat jalan Djoktjan guna mendiskreditkan Kapolri dan Kabareskrim. “Seolah ada indikasi semua kesalahan dilimpahkan pada Kabareskrim, targetnya adalah black campaign,” duga Wakil Ketua Investigasi Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98) Reynaldi, Rabu(15/7/20).

Tentunya Neta dapat bocoran dari orang dalam yang tak lain korps baju cokelat itu sendiri, karena tak mungkin korps seregam lain tahu akan surat yang bersifat rahasia itu. Pertanyaannya apakah ini dilakukan perorangan atau pengelompokan dari orang-orang yang berseberangan.

Pastinya kabar keretakan di tubuh Polri dibantahnya. Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya mendapati hasil pemeriksaan sementara bahwa Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo mengeluarkan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra atas inisiatifnya sendiri.

“Surat jalan tersebut ditandatangani salah satu biro di Polri, tentunya pemberian surat jalan tersebut adalah inisiatif sendiri dan tidak izin sama pimpinan,” tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2020).

Djoko Tjandra diduga sengaja ‘digoreng’ untuk mendiskreditkan pimpinan Polri, dalam hal ini Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Ind Police Watch (IPW) mengecam keras tindakan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri yang sudah mengeluarkan Surat Jalan kepada Joko Chandra, sehingga buronan kelas kakap itu bebas berpergian dari Jakarta ke Kalimantan Barat dan kemudian menghilang lagi.

Dari data yang diperoleh IPW, Surat Jalan untuk Joko Chandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatangi Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo. Dalam surat jalan tsb Joko Chandra disebutkan berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020.(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *