oleh

Kapolda Papua Diserang Sekelompok Orang Saat di Rumah Duka Almarhum Wagub

POSKOTA.CO – Pasukan TNI-Polri yang bersenjata lengkap nampak bersiaga di Komplek Kawasan Dok Lima Atas tempat lokasi rumah duka almarhum Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal dan kediaman Kapolda Papua dan Wakapolda Papua. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca dugaan penyerangan terhadap Kapolda Papua tadi malam.

Dimana rumah kedua Pejabat Polri di Papua ini berdekatan dengan rumah dinas Wakil Gubernur Papua yang berada di Kompleks pejabat Dok Lima Atas, Kota Jayapura.

Saat ini situasi keamanan di sekitar kediaman Wakil Gubernur Papua kondusif. Dari pantauan MNC Media Group, ratusan massa meninggalkan rumah duka Wakil Gubernur Papua pada hari Minggu (24/5/2021) sekitar pukul 04.00 WIT dini hari.

Sebelumnya terjadi kericuhan di rumah duka almarhum Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, Sabtu (23/5/2021) malam tadi. Dimana sejumlah pejabat Pemda Provinsi Papua dan Kapolda Papua diduga diserang di rumah duka.

Sejumlah warga yang merupakan kerabat almarhum Klemen Tinal, Wakil Gubernur Papua tiba-tiba mengamuk dan diduga menyerang beberapa pejabat yang hadir di depan halaman kediaman dinas Wakil Gubernur.

Situasi duka mendadak ricuh saat massa dengan membawa sejumlah alat tajam Seperti panah, besi dan kayu menyerang pejabat daerah.

Diantara pejabat yang diserang ada Asisten Satu Provinsi Papua, Bupati Mamberamo tengah, Kapolda Papua, dan beberapa pejabat lainnya.

Tak hanya menyerang pejabat daerah dan Kapolda Papua, massa juga beringas dan merusak sejumlah perabotan di dalam ruang tamu kediaman Wakil Gubernur Papua. Sejumlah karangan bunga tanda duka cita juga dirusak oleh massa.

Belum diketahui apa motif kemarahan kerabat dari almarhum, hingga saat ini, pihak Kepolisian setempat belum dapat memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Hingga Minggu (23/5/2021) pagi tadi situasi di sekitar kawasan Dok Lima atas yang merupakan kawasan perumahan pejabat masih terlihat sepi. Sumber : https://www.google.com/amp/s/daerah.sindonews.com/newsread

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *