oleh

HKN Ke-56, Tepuk Tangan bagi Pejuang Pencegahan Covid-19 Menggaung di  Seluruh Nusantara

-Nasional-65 views

POSKOTA.CO-Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-56, Duta BPJS Kesehatan seluruh Indonesia melakukan Gerakan Tepuk Tangan selama 56 detik bagi seluruh Pejuang Pencegahan Covid-19 yaitu tenaga kesehatan dan masyarakat yang melaksanakan protokol kesehatan. Duta BPJS Kesehatan dari Sabang sampai Merauke termasuk Direktur Utama BPJS Kesehatan hadir secara virtual menggaungkan semangat gotong royong menuju era pemulihan dan kebangkitan bangsa Indonesia.

“Kami sampaikan selamat Hari Kesehatan Nasional ke-56. Kita semua saat ini sedang bergerak menghadapi pandemi Covid-19. Bersama para tenaga kesehatan, pahlawan kita di garda terdepan, mari kita rapatkan barisan untuk pulihkan Indonesia seperti sedia kala,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris.

Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Duta BPJS Kesehatan seluruh Indonesia baik yang sedang melaksanakan Work From Home atau yang tetap bekerja di barisan pelayanan terdepan (Work From Office) menyisihkan waktu sejenak untuk memberikan apresiasi kepada pejuang pencegahan Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang saat ini terus berjuang. Seluruh Duta BPJS Kesehatan ucapkan doa yang terbaik bagi para pahlawan tenaga kesehatan yang telah mendahului, dan harapan kita bersama agar pandemi ini segera teratasi,” kata Fachmi.

Dalam kesempatan tersebut, Fachmi juga menyampaikan bahwa Duta BPJS Kesehatan siap mendukung dan bekerjasama dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan terus melakukan edukasi protokol pencegahan Covid 19, penerapan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Selain itu berbagai inovasi layanan digital yang mendukung adaptasi kebiasaan baru juga terus dikembangkan dan dihadirkan kepada masyarakat dan peserta JKN-KIS.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Seluruh Duta BPJS Kesehatan akan menjadi rekan setia dalam upaya perjuangan bersama menyelamatkan bangsa di masa pandemi Covid-19,” tegas Fachmi. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *