oleh

Pusbintal TNI Gelar Pembekalan Mental bagi Satgas Pengamanan Perbatasan Statis RI-Papua Nugini di Yonif 131/BRS

PAYAKUMBUH – Pusat Pembinaan Mental (Pusbintal) TNI memberikan pembekalan mental kepada 350 Prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan Statis RI – Papua New Gini di Yonif 131/Braja Sakti Payakumbuh, Sumatera Barat. Pembekalan dengan tema ‘Mental Tangguh Kunci Sukses Dalam Tugas Operasi’ bertempat di Aula Braja Bhaladika Yonif 131, Rabu (15/5/2024).

Kapusbintal TNI Laksma TNI Drs Ian Hariyawan, CHRMP, selaku narasumber yang diwakili Kepala Bidang Ideologi Kolonel Caj. Muftiono, S.Ag, MA, dalam ceramahnya menyampaikan bahwa pembekalan ini memiliki makna strategis dalam rangka meningkatkan kualitas mental prajurit TNI. “Khususnya bagi prajurit Yonif 131/BRS, sebelum melaksanakan Satgas Pamtas Statis RI,” katanya.

Adapun materi pembekalan yang disampaikan meliputi empat komponen Bintal yakni Bintal Rohani, Bintal Idiologi, Bintal Kejuangan, dan Bintal Kejiwaan. Muftiono berharap agar setiap tugas yang diemban dilaksanakan dengan ikhlas, konsisten, istiqomah, dan banyak berdoa serta diniatkan  untuk ibadah kepada Tuhan YME.

“Tugas operasi merupakan amanah, kehormatan, penghargaan dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan menjaga harkat dan martabat sebagai prajurit sejati. Selain itu komunikasi dengan keluarga terutama istri yang ditinggal tugas operasi harus dibangun dengan baik, ini adalah bentuk cinta kasih dan rasa sayang keluarga,” katanya.

Acara dihadiri  oleh Wadan Yonif 131/BRS Kapten Inf Reza Nugraha S.ST.Han, para Komandan Kompi, para Perwira Seksi, dan Ibu-bu Persit Kartika Candra Kirana. Pada akhir acara Tim Pusbintal TNI menyebarkan angket/daftar pertanyaan kepada peserta sebagai upaya untuk mengukur indikator keberhasilan dalam pelaksanaan Pembekalan.

Angket ini berupa pilihan, tanggapan/penilaian terhadap materi dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari yang bersifat aplikatif. Dengan harapan dapat memberikan manfaat dan kontribusi positif terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas operasi. (rel/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *