POSKOTA.CO – Pasar dikenal sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli berbagai komoditas. Selain sebagai pusat interaksi ekonomi, pasar juga sebagai pusat interaksi sosial masyarakat untuk menjalin silaturahmi.
Sebab, antara penjual dan pembeli mayoritas yang sudah menjadi pelanggan secara otomatis terjalin hubungan emosional yang paling dekat. Kondisi ini tergambar dalam keseharian hubungan keakraban antara pedagang dengan pelanggannya.
Berangkat dari realitas ini, kata penggagas sekaligus pendiri serta Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo) Drs H Hasan Basri, bahwa pasar bisa menjadi mesin politik yang sangat efektif. “Saya katakan tanpa kecuali, apakah pemilihan Gubernur DKI. Mesin politik pasar pegang peran penting,” ujar Hasan Basri, dalam keterangannya yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (1/2/2022).
Sebagai catatan, jumlah pasar di DKI Jakarta sebanyak 155 unit. Karenanya pasar bisa menjadi sarana yang sangat efektif untuk mendekatkan para calon pemimpin ke konstituen. Sebab, bagi para pedagang, momen saat ketemu dalam calon pemimpin memiliki fungsi yang sangat strategis untuk menyampaiakan uneg-uneg tentang berbagai permasalahan yang terjadi di pasar. Salah satu contoh terkait sewa-menyewa kios, pembayaran ‘singkin fund’ dan lain-lain yang sangat penting untuk menunjang kelancaran dalam proses berdagang.
Sebab, pengelolaan pasar di wilayah DKI Jakarta menjadi kewenangan BUMD PD Pasar Jaya yang berada di bawah kendali Gubernur DKI Jakarta. Pola relasi itulah yang menjadi hubungan antara para pedagang pasar dengan para calon pemimpin itu bersifat simbiose mutualisme (atau hubungan yang saling menguntungkan).
Di satu sisi, calon pemimpin bisa mendulang suara melalui para pedagang. Sisi lain, para pedagang bisa menitipkan aspirasi kepada calon pemimpin dengan harapan aspirasi itu bisa dilaksanakan apabila calon bersangkutan terpilih.
Dikatakan H Hasan Basri, pada Pemilihan Gubernur DKI lalu, Appsindo terbukti cukup efektif mengenalkan pasangan Anies-Sandi ke masyarakat. “Terbukti pasangan Anies-Sandi bisa mendulang suara yang signifikan. Sehingga pasangan ini bisa memenangkan Pilgub 2017 mengalahkan pasangan Ahok-Jarot,” ujar Hasan Basri.
Apalagi, lanjut Hasan, Appsindo sekarang juga memilki LBH Appsindo yang berfungsi melakukan advokasi terhadap para pedagang yang tersangkut persoalan hukum. Dengan advokasi yang dilakukan oleh lawyer yang profesional itu, para pedagang merasa terayomi dengan keberadaan Appsindo yang memiliki jumlah anggota puluhan ribu pedagang yang tersebar di seluruh DKI Jakarta. (*/omi)







Komentar