oleh

Cegah Stunting dari Hulu, BKKBN Sasar Kampung Baduy di Banten

POSKOTA.CO-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Banten menggelar Gerakan Pelayanan KB MKJP 2023 atau Grebek 2023 dalam upaya percepatan penurunan stunting dari hulu dengan intervensi penggunaan alat kontrasepsi.

Dalam Grebek 2023 yang digelar di Kampung Baduy yakni Desa Kenekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dihadiri Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Rahma Dudung Abdurachman, Pejabat Gubernur Banten Al Muktabar, Deputi KBKR BKKBN dr. Eni Gustina MpH beserta Jajarannya, Danren 064/MY Brigjen TNI Tatang Subarna, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Banten dr. Nurizky Permanajati, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Pimpinan Baznas Banten serta mitra kerja BKKBN se-wilayah Provinsi Banten.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dr Nurziky Permanajati, Sabtu (21/01/2023), mengatakan Grebek 2023 merupakan kolaborasi bersama Mitra Kerja BKKBN yaitu TNI, IBI, Pemerintahan Provinsi Banten, Pemerintahan Kabupaten Lebak, Baznas, Tim Penggerak PKK, dan Catur Dakwah Crane Farmasi.

Menurut Nurziky, terpilihnya Kampung Baduy sebagai lokasi penggarapan program bersama ini sebagai upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas kesehatan di pedalaman. Terlebih lagi dari hasil PK-21 sebanyak dari 47 Kepala Keluarga yang didata terdapat 47 keluarga berisiko stunting atau 100 persen warga Desa Kenekes berisiko stunting.

“Tentunya saja ini menjadi perhatian bersama untuk segera dilakukan intervensi pencegahan stunting di desa tersebut. Alhamdulilah dari hasil pelayanan KB Implant, terdapat 10 akseptor dari penduduk Baduy, artinya program Bangga Kencana sudah menjadi kebutuhan Pasangan Usia Subur di Baduy,” kata Nurziky.

Deputi KBKR BKKBN, dr. Eni Gustina MpH menyampaikan selain sebagai upaya percepatan penurunan stunting, pelayanan KB MKJP di Ciboleger Kabupaten Lebak Banten tersebut juga bertujuan untuk menurunkan angka unmeetneed dan meningkatkan cakupan peserta KB juga mengoptimalkan pemanfaatan anggaran DAK BOKB yang serapannya masih sangat rendah sampai dengan akhir tahun 2022.

Eni Gustina mengungkapkan, pelayanan Program Bangga Kencana, khususnya Pelayanan KB MKJP juga dilakukan oleh seluruh Perwakilan BKKBN Provinsi se-Indonesia secara serentak pada tanggal 17-19 Januari 2023, untuk di wilayah Provinsi Banten dipusatkan di Kabupaten Lebak.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan pada akhir tahun 2022 lalu, angka stunting di Provinsi Banten terjadi penurunan. Kedepan, dengan pendekatan yang menyeluruh, kita upayakan tahun 2024 nanti angka stunting di Provinsi Banten di bawah 14 persen seperti yang ditargetkan oleh Bapak Presiden Jokowi.

“Kita akan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan berbasiskan kearifan lokal setempat,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Umum Persit Candra Kirana Rahma Dudung Abdul Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Lebak dalam rangka membantu warga yang sedang berada pada kondisi kesulitan dalam mengakses layanan Kesehatan. Selain itu juga untuk meningkatkan rasa gotong royong dan saling memiliki sepenanggungan terhadap masyarakat sekitar.

Berdasarkan Laporan Gform tanggal s.d 20 Januari 2023 Jam 07.00 WIB capaian target provinsi Banten telah melebihi target, yakni 129,97% atau sebanyak 8, 938 akseptor KB yang terlayani, yang terdiri dari 145 akseptor MOW, 1 akseptor MOP, 1754 akseptor IUD, 7038 akseptor Implant. Kabupaten Pandeglang urutan tertinggi capaian hasil pelayanan, yakni sebanyak 262,28%, Kabupaten Lebak 215%, Kabupaten Serang 145,92%, Kabupaten Tangerang 128,62%, Kota Tangsel 104,25%, Kota Serang 98,46%, Kota Cilegon 58,95% dan Kota Tangerang 34,8%.

Kegiatan ini hasil kolaborasi bersama Mitra Kerja BKKBN, yaitu  TNI, IBI, Pemerintahan Provinsi Banten, Pemerintahan Kabupaten Lebak, BAZNAS, TP, PKK dan Catur Dakwah Crane Farmasi. Selain pelayanan KB MKJP juga dilakukan beberapa rangkaian kegiatan pemberian bantuan, seperti pemberian bantuan sebanyak dua kuintal telur “Dulur Penting” kepada Ketua Tim TPPKS Kab Lebak untuk disalurkan ke Keluarga Risko Stunting di Kabupaten Lebak, penyerahan bibit pohon kelor dari Ketua Umum Persit sebagai upaya pencegahan stunting, penyerahan bantuan sosial dari BAZNAS untuk keluarga berisiko stunting. Selain itu juga dilakukan secara simbolis penyerahan Mahasiswa KKM UNTIRTA tematik regular 1 tahun 2023 kepada Bupati Lebak dan penyerahan secara simbolis BRIZZI sebagai tanda keanggotaan Duta GenRe Kelurahan.

Turut dihadiri oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Rahma Dudung Abdurachman beserta jajaran TNI, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Deputi KBKR BKKBN dr. Eni Gustina MpH, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Banten dr Nurizky Permanajati, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Pimpinan Baznas Banten serta mitra kerja BKKBN se-wilayah Provinsi Banten. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.