oleh

Cak Imin Lantik Pengurus Panji Bangsa, PKB Mulai Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

DEPOK – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar melantik pengurus Dewan Kepemimpinan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) di Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (22/11/2025). Pelantikan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Panji Bangsa. Ia menilai organisasi tersebut melengkapi perangkat perjuangan PKB dalam menghadapi berbagai tantangan politik dan sosial. “Saya bersyukur dan bangga atas pelantikan DKP Panji Bangsa. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur perjuangan PKB,” ujar Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Minggu (23/11/2025).

Menurut Muhaimin, Panji Bangsa dibentuk sebagai respons atas kebutuhan nyata di tengah dinamika keumatan dan kebangsaan. Ia menilai arah gerak organisasi ini telah berada pada jalur yang tepat. “Panji Bangsa hadir untuk menjawab tantangan yang ada. Ini merupakan positioning yang tepat,” katanya.

Muhaimin juga menekankan, kebesaran PKB tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah kursi di parlemen, melainkan oleh sejarah panjang yang menjadi dasar kelahiran partai. Ia berharap Panji Bangsa dapat menjadi bagian dari tradisi perjuangan tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh jajaran Panji Bangsa menjadikan pidato ketua umum mereka sebagai panduan kerja organisasi. Ia mengingatkan bahwa dinamika politik sering bergerak secara fluktuatif sehingga diperlukan kesiapan kader di berbagai lini. “Perjuangan kita tidak mudah. Namun saya optimistis Panji Bangsa dapat menjadi kekuatan pendorong bagi kemajuan PKB,” tutur Cak Imin.

Panji Bangsa, lanjut Muhaimin, diproyeksikan sebagai pasukan serbaguna yang dapat bergerak dalam berbagai kondisi, terutama dalam situasi kedaruratan seperti bencana alam maupun konflik sosial. “Kita membutuhkan pasukan serbaguna yang selalu siaga membantu masyarakat,” ujarnya.

Muhaimin menegaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari proses konsolidasi menjelang Pemilu 2029. Ia menyebut banyak anak muda yang terlibat dalam Panji Bangsa dan siap menjadi garda depan dalam membela kepentingan publik. “Ini momentum konsolidasi. Saya melihat banyak anak muda yang memiliki semangat menjadi ujung tombak perjuangan,” katanya.

Muhaimin berharap Panji Bangsa dapat berkontribusi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara melalui kerja-kerja sosial serta dukungan organisasi terhadap agenda politik PKB. (*/din)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *