oleh

Program CSR “Mooracle in Ramadan”, Kacamatamoo Wujudkan 200 Harapan Anak Panti dan Lansia

JAKARTA – Perusahaan ritel optik Kacamatamoo menggelar kegiatan sosial sebagai puncak program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Mooracle in Ramadan. Acara tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3) di Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Batin, Cawang, Jakarta Timur, dengan melibatkan anak-anak panti serta para lansia dari beberapa panti sosial di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian program berbagi yang telah berlangsung sejak awal bulan Ramadan. Program tersebut menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan menghadirkan “Wish Card” atau kartu harapan, yang menjadi jembatan antara pelanggan Kacamatamoo dengan para penerima manfaat dari panti sosial.

Chief Marketing Officer Kacamatamoo, Cindy Oktavian, menjelaskan bahwa melalui kartu harapan tersebut, para penerima manfaat dapat menuliskan keinginan sederhana mereka selama bulan Ramadan.

“Melalui wish card ini, anak-anak panti, lansia di panti jompo, maupun penyandang tunanetra menuliskan harapan mereka. Harapan itu kemudian ditempatkan di toko-toko Kacamatamoo sehingga pelanggan bisa langsung memilih dan mewujudkannya dalam bentuk hadiah,” ujar Cindy.

Dikatakan Cindy, Program Mooracle in Ramadan tidak hanya berlangsung pada hari kegiatan utama, melainkan sudah dimulai sejak awal Ramadan. Tim Kacamatamoo terlebih dahulu mengunjungi sejumlah panti sosial untuk mengumpulkan daftar penerima manfaat.

Menurut Cindy, tim perusahaan melakukan wawancara langsung dengan anak-anak maupun para lansia untuk mengetahui harapan mereka selama bulan suci.

“Tim kami mendatangi beberapa panti asuhan, panti jompo, dan panti tunanetra. Kami berbincang satu per satu dengan mereka untuk mengetahui apa yang mereka harapkan di bulan Ramadan ini,” jelasnya.

Dari proses tersebut, terkumpul lebih dari 200 nama penerima manfaat beserta harapan mereka. Seluruh daftar tersebut kemudian dipasang di wish board yang ditempatkan di 17 gerai Kacamatamoo di wilayah Jabodetabek.

Melalui papan tersebut, pelanggan yang datang ke toko dapat melihat nama penerima manfaat dan keinginan mereka, kemudian memilih untuk membelikan hadiah yang diinginkan.

“Customer bisa melihat langsung siapa anaknya, apa keinginannya, misalnya ingin baju baru, mainan, sepatu baru untuk Ramadan, dan sebagainya. Dari situ mereka bisa memilih untuk membelikan hadiah tersebut,” kata Cindy.

Kacamatamoo kemudian bertindak sebagai fasilitator yang menyalurkan seluruh hadiah kepada para penerima manfaat di berbagai panti sosial.

Lebih dari 200 Hadiah Tersalurkan

Sepanjang program berlangsung, lebih dari 200 hadiah berhasil dikumpulkan. Hadiah tersebut berasal dari kontribusi pelanggan Kacamatamoo serta partisipasi karyawan perusahaan.

“Hadiah-hadiah ini berasal dari customer dan juga dari employee kami sendiri. Semuanya digabungkan,” jelas Cindy.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar permintaan dari anak-anak panti sebenarnya sangat sederhana. Banyak di antara mereka yang hanya berharap mendapatkan mainan, pakaian baru, atau perlengkapan sederhana untuk Ramadan.

“Anak-anak biasanya minta mainan, baju baru, sepatu. Ada juga yang minta sepeda. Tapi rata-rata sangat sederhana,” ujarnya.

Sementara itu, para lansia di panti jompo juga memiliki harapan yang tidak jauh berbeda. Mereka umumnya meminta makanan tradisional atau perlengkapan ibadah.

“Ada yang kangen ingin makan kue lapis, klepon, atau makanan tradisional lainnya. Ada juga yang meminta mukena,” kata Cindy.

Menariknya, perusahaan tidak memberikan batasan nilai hadiah bagi pelanggan yang ingin berpartisipasi. Hal ini dilakukan agar harapan para penerima manfaat dapat diwujudkan secara lebih fleksibel.

“Kami tidak membatasi nominal. Karena setelah berbicara langsung dengan mereka, ternyata harapan mereka sangat sederhana. Hal-hal kecil saja sudah bisa membuat mereka bahagia,” tambahnya.

Setelah seluruh hadiah terkumpul, tim Kacamatamoo mendistribusikannya langsung ke masing-masing panti sosial sebelum acara puncak digelar.

Menurut Cindy, respon yang diberikan para penerima manfaat sangat mengharukan.

“Mereka sangat senang ketika menerima hadiah yang mereka harapkan. Reaksi mereka juga kami dokumentasikan dan dibagikan melalui media sosial Kacamatamoo,” ujarnya.

Program ini melibatkan tiga panti utama di wilayah Jakarta, yaitu Panti Lazama Soleh di Tanjung Barat, Panti Budi Mulya Werda, serta Panti Al-Madiniyah. Beberapa panti memiliki lebih dari satu cabang sehingga total penerima manfaat berasal dari sekitar lima hingga enam lokasi.

Kegiatan di Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Batin di Cawang menjadi puncak dari rangkaian program Mooracle in Ramadan. Dalam acara tersebut, Kacamatamoo mengadakan kegiatan kebersamaan sekaligus buka puasa bersama dengan para penghuni panti.

Acara tersebut juga diisi dengan berbagai aktivitas interaksi antara karyawan Kacamatamoo dan para penerima manfaat sebagai bentuk kebersamaan di bulan Ramadan.

“Acara hari ini lebih kepada merayakan kebersamaan setelah seluruh hadiah disalurkan. Kami juga berbuka puasa bersama dengan teman-teman di panti,” kata Cindy.

Pemeriksaan Mata Gratis dan Donasi Kacamata

Selain penyaluran hadiah, Kacamatamoo juga memberikan layanan pemeriksaan mata gratis serta donasi kacamata gratis bagi para pengurus dan penghuni panti.

Menurut Cindy, sekitar 60 orang di lokasi kegiatan mendapatkan kacamata gratis setelah mengikuti pemeriksaan mata.

“Walaupun program ini tidak secara langsung berkaitan dengan produk, kami tetap memberikan cek mata gratis dan juga kacamata bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Program Mooracle in Ramadan merupakan salah satu inisiatif CSR terbaru dari Kacamatamoo. Perusahaan sebelumnya telah menjalankan berbagai kegiatan sosial sejak 2023, namun konsep kartu harapan baru diterapkan tahun ini.

Cindy berharap program tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun dengan skala yang lebih besar.

“Ini baru pertama kali kami menjalankan konsep seperti ini. Ke depan kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak orang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah penerima manfaat juga diharapkan meningkat pada tahun mendatang.

“Jika tahun ini sekitar 200 hadiah, kami berharap tahun depan bisa mencapai 500 atau bahkan lebih,” katanya.

Ekspansi Bisnis Kacamatamoo

Di sisi bisnis, Kacamatamoo saat ini telah memiliki sekitar 80 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas gerai masih berada di wilayah Jabodetabek, sementara beberapa cabang telah dibuka di kota lain seperti Lampung dan Solo.

Perusahaan menargetkan ekspansi hingga 120 gerai pada tahun ini dengan rencana perluasan ke kota-kota besar lainnya.

“Kami berharap bisa memperluas jaringan hingga ke kota-kota seperti Surabaya,” ujar Cindy.

Kacamatamoo juga dikenal sebagai brand optik yang menekankan konsep fashion eyewear, dengan target pasar utama anak muda.

“Sebanyak 80 persen pelanggan kami berada di rentang usia 18 hingga 30 tahun, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda,” jelasnya.

Seluruh produk kacamata yang dijual merupakan house brand Kacamatamoo, dengan desain yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Frame kacamata diproduksi di China, sementara lensa diproduksi secara lokal.

Perusahaan juga terus berinovasi dalam menghadirkan produk baru. Salah satu inovasi terbaru adalah beauty lens, kacamata dengan efek blush pada bagian lensa yang mengikuti tren fashion terkini.

Produk tersebut resmi diluncurkan pada Desember 2025 setelah melalui proses riset dan pengembangan.

Dengan slogan “Eyewear for Everyone”, Kacamatamoo berupaya menghadirkan produk kacamata yang dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Kami ingin Kacamatamoo bisa dinikmati semua orang, dari berbagai latar belakang,” kata Cindy.

Melalui program Mooracle in Ramadan, perusahaan berharap tidak hanya menghadirkan produk yang stylish bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi komunitas di sekitarnya.

“Harapan kami, program ini bisa menjadi pengingat bahwa berbagi kebahagiaan tidak harus dengan hal yang besar. Kadang, hal kecil yang sederhana sudah bisa membuat orang lain sangat bahagia,” tutup Cindy. (in)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *