oleh

Warga RW 03 Beji Nilai Program Paslon Idris-Imam Sangat Realistis Memajukan Pembangunan Depok

POSKOTA.CO – Program kerja dan visi maupun misi yang disampaikan ke masyarakat dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono dalam janji di pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang sangat realistis dan mampu menampung aspirasi masyarakat untuk memajukan berbagai pembangunan di Kota Depok lebih baik lagi.

“Apa yang dijanjikan tentunya dapat dilakukan karena terkait dengan aspirasi dan keluhan masyarakat Kota Depok yang ingin lebih maju dan terus melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan empat tahun periode kemarin,” kata Sandi Ruswahyudi ketua PAC PPP Kecamatan Beji didampingi Ketua RW 03 Keluraha Beji Pujo Utomo, usai dialog dengan calon Wali Kota Depok Mohammad Idris, Minggu (18/10/2020).

“Melihat kinerja calon wali kota Depok Mohammad Idris dan calon wakil wali kota Imam Budi Hartono tentunya sangat pantas untuk melanjutkan program pembangunan di Kota Depok,” imbuhnya sambil menambahkan, apalagi program selanjutnya adalah menciptakan 1.000 pengusaha wanita, bantuan Rp5 miliar/kelurahan, peningkatan UMKM dan penambahan insentif RT, RW dan LPM.

“Insya Allah… Bersama Barisan Relawan Kabah (Barak) siap memenangkan paslon Idris-Imam dengan target 75 suara warga di sini dengan melakukan sosialisasi terkait program dan visi misi secara ‘door to door’,” tuturnya.

Sementara itu, Mohammad Idris calon wali kota Depok mengatakan, dirinya bersama calon wakil wali Kota Imam Budi Hartono akan terus melanjutkan pembangunan yang ada dengan mengedepankan infrastruktur menyeluruh, perbaikan sarana dan prasarana lingkungan, UMKM dan lainnya.

Bahkan, imbuh Idris, jika dirinya memenangkan pilkada serentak mendatang masalah pembangunan posyandu di setiap RW juga mendapatkan perhatian serius terlebih masih banyak pelayanan kesehatan di lingkungan RW untuk melakukan penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan lansia dan lainnya harus menpang dirumah Ketua RW setempat. “Ini juga perlu benahi dengan manfaatkan lahan fasos dan fasum yang ada,” tuturnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *