oleh

Pendidikan yang Layak, Kunci Sukses Pembangunan Papua

POSKOTA.CO – Sekarang ini yang dibutuhkan masyaraskat Papua adalah bidang pendidikan yang layak untuk mengejar ketinggalan dengan daerah atau privinsi lain di Indonesia sehingga masyarakat dapat membangun wilayahnya dengan baik untuk setara daerah lain di Indonesia.

“Pendidikan adalah kunci memajukan Papua, dan ini sangat membutuhkan dukungan serta perhatian serius pemerintah pusat,” kata Dian May Fitri, pemerhati Pendidikan di Papua, usai Webinar Let’s Talk About Papua dengan tema “In The Eyes of Young Papuan”, Sabtu (17/10/2020).

Belakangan ini banyak pemuda atau remaja asal Papua yang mendapatkan beasiswa pendidikan baik di dalam negeri maupun luar negeri, dan setelah mereka lulus atau selesai mendapatkan pendidikan atau sekolah diharapkan untuk kembali ke Papua guna bersama membangun wilayah tersebut agar setara dengan daerah lain.

“Faktor kemiskinan dan pengangguran tentunya juga harus mendapatkan perhatian serius pemerintah pusat agar terus berupaya mengurangi angka tersebut,” ujar Dian sambil menambahkan, sektor pendidikan itu yang perlu ditangani lebih serius.

Hal serupa juga ditegaskan Alia Kabiay, pemuda dan remaja Papua harus terus banyak belajar melalui dunia pendidikan untuk mengubah pola hidup lebih baik.

“Kalau dulu belajar di Papua hanya tentang politik, tapi tidak diajarkan wirausahawan, ekonomi dan pembangunan,” tuturnya seraya menambahkan, sekarang tentunya semua bidang harus dipelajari.

“Ini dimaksudkan dengan kondisi Papua yang masih banyak hutan, laut luas, ikan dan sumber daya alam lainnya, namun mereka mendapatkan beasiswa pendidikan atau menempuh pendidikan belajar nuklir yang tidak sesuai dengan kebutuhan wilayah tersebut. Mari kita bangun Papua lebih baik lagi untuk masa depan masyarakat Papua,” sambung Alia.

Sedangkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 Papua menyebutkan, penduduk berusia 7-24 tahun sebanyak 16,02 persen tidak/belum pernah sekolah, dan 22,08 persen putus sekolah. Sedangkan, data BPS Papua Barat 2019 menyatakan penduduk berumur lima tahun ke atas sebanyak 6,73 persen tidak/belum pernah sekolah, dan 63,73 persen putus sekolah. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *