oleh

Tolak UU Cipta Kerja, 10 Ribu Buruh di Depok Ancam Mogok Kerja Tiga Hari

POSKOTA.CO –  Sedikitnya 10.000 buruh dari sejumlah perusahaan yang ada di Kota Depok siap mengelar aksi demo mogok kerja selama tiga hari terkait disahkan Undang Undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR RI.

“Kami siap mengelar aksi demo di lingkungan pabrik masing masing serta mogok kerja selama tiga hari terkait penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang menghilangkan sejumlah hak para buruh,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok, Wido Pratikno, Selasa (6/10/2020).

Ada beberapa yang dihilangkan dalam UU Cipta Kerja yang jelas mematikan nasib para pekerja atau buruh seperti pesangon degradasi kemudian cuti haid dihilangkan terus kontrak kerja seumur hidup bisa outsourcing seumur hidup.

Menurut dia, sesuai perintah dan  instruksi pimpinan pusat, aksi buruh akan dilakukan di tiap wilayah pabrik buruh bekerja yang diperkirakan mencapai 10.000 buruh.

Tidak hanya demo di lingkungan pabrik saja tapi juga sepakat untuk mogok kerja selama tiga hari tentunya yang memiliki serikat pekerja seperti pabrik Panasonic, Sakti, Pralon, Tokai, Arista dan sejumlah pabrik lainnya di Kota Depok.

Terkait masih pandemi Covid – 19, imbuh dia, pihaknya juga mengingatkan para koordinator atau pemimpin buruh di pabrik yang ada untuk tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu makai masker.

“Kami juga meminta dan berharap Pemkot Depok untuk dapat membantu buruh guna menyampaikan keluhan pekerja atas disahkan RUU Cipta Kerja,” ujarnya.

Apalagi ada tujuh masalah yang memberatkan dan merugikan pekerja buruh.  (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *