POSKOTA.CO-Sejumlah tiang telepon yang berdiri di badan Jl. Raya Erha kawasan pintu masuk Tol Brigif dikeluhkan warga. Pasalnya selain membuat penyempitan jalan juga rawan kecelakaan, terutama pada malam hari.
“Tiang telepon yang dipenuhi kabel tersebut berdiri tepat di tengah jala. Kondisi ini tentu sangat rawan bagi pengguna jalan yang lewat di kawasan itu,” kata Ny. Tuti, warga Cinere, Kec. Cinere, Senin (23/8).
Menurut dia, seharusnya aparat berwenang segera mengambil tindakan dengan memindahkan tiang telepon tersebut. Jangan sampai setelah jaluh banyak korban aparat baru mengambil tindakan.
Jika pengendara motor atau mobil kurang berhati-hati dia khawatir akan menimbulkan kecelakaan. “Sebetulnya keresahan pemakai jalan atau kendaratan sudah cukup lama kalau tidak salah usai dibukanya pintu Jalan Tol Brigif, ” tuturnya.
Hal senada dikatakan Komarudin, warga Gandul, Kec. Limo yang khawatir pemindahan tiang akan sulit dilakukan. Pasalnya tiang tersebut berada di tengah jalan yang sudah dicor dengan semen.
Pada saat jam sibuk diwaktu pagi dan sore kendaraan yang melintas harus ekstra hati hati, perlahan dan bergantian agar tidak terjadi kecelakaan. “Herannya sampai saat ini tidak ada niatan untuk memindahkan tiang besi yang membahayakan pengendara di ruas jalan tersebut, ” tuturnya.
Dia berharap Pemkot Depok memberikan teguran ke pihak Telkom agar secepatnya memindahkan tiang besi yang membahayakan pemakai kendaraan dan lainnya. (anton/fs)







Komentar