JAKARTA – Sepuluh jenazah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur semuanya berjenis kelamin perempuan. Sementara jumlah korban tewas kini bertambah satu orang lagi sehingga totalnya menjadi 15 orang.
Pihak RS Polri kini masih melakukan identifikasi terhadap 10 jenazah korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek karena tidak memiliki identitas. Sejumlah data antemortem sangat dibutuhkan RS Polri untuk mendukung proses autopsi dari pihak keluarga korban.
“Ada 10 jenazah yang dikirim ke RS Polri dan sekarang sedang proses rekonsiliasi,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Prima Heru Yuliharyono, dalam keterangan yang didapat media ini, Selasa (28/4/2026).
Pihak RS Polri memastikan semua jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan. “Tidak ada yang berjenis kelamin pria dan berusia serta anak-anak. Semua perempuan,” tandasnya.
Sejauh ini sudah ada tujuh anggota keluarga datang ke Posko RS Polri untuk menyerahkan data antemortem korban. Sejak pagi keluarga korban mulai mendatangi RS Polri untuk mencari keberadaan anggota keluarganya pascatabrakan yang terjadi pada Senin (27/4/2926) malam.
Pihak PT KAI menargetkan normalisasi jalur kereta di Bekasi diharapkan segera rampung. Saat ini semua fokus pada percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta dapat segera kembali berjalan seperti semula.
Situasi di lapangan menunjukkan progres, meski belum sepenuhnya pulih. Pemerintah berharap seluruh rangkaian pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu dekat.
Sementara itu Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol. Martinus Ginting menyatakan, kini tercatat 15 orang meninggal dunia imbas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. “Sudah 15 orang meninggal dunia,” ujarnya.
Dari jumlah korban itu, 10 jenazah dikirim ke RS Polri, dan 5 jenazah berada di rumah sakit kawasan Bekasi. “Semuanya masih dilakukan proses identifikasi,” tandas Kombes Martinus.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto menambahkan, lima jenazah itu berada di RSUD Bekasi tercatat ada 3 jenazah, di RS Bela 1 jenazah, dan di RS Mitra 1 jenazah. (*/omi)







Komentar