JAKARTA -Tim gabungan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur berhasil mengidentifikasi 10 jenazah korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Kepala Biro Kedokteran Polisi (Karo Dokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengungkapkan, identitas 10 jenazah yang berada di RS Polri telah berhasil diidentifikasi.
“Identifikasi terhadap 10 jenazah korban kecelakaan KA di Bekasi dilakukan Tik DVI, gabungan Pusdokkes Polri, Iden dan FKG UI,” kata Brigjen Nyoman, dalam keterangan yang didapat media ini, Selasa (28/4/2026).
Daftar identitas ke 10 korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur:
Pertama; Tutik Anitasari (30), jenis kelamin perempuan. Korban diketahui sebagai warga Cikarang Barat, Bekasi berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis serta properti.
Kedua; Harum Anjasari (27), jenis kelamin perempuan, beralamat di Cipayung, Jakarta Timur. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis dan properti.
Ketiga; Nur Alimantun Citra Lestari (19), jenis kelamin perempuan, beralamat Pasar Jambi. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis serta properti.
Keempat; Farida Utami (50), jenis kelamin perempuan, berlamat Cibitung Bekasi teridentifikasi. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder berupa medis serta properti.
Kelima; Vica Acnia Fratiwi (23), jenis kelamin perempuan, beralamat Cikarang Barat. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis serta properti.
Keenam; Ida Nuraida (48), jenis kelamin perempuan, beralamat Cibitung Bekasi. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis dan properti.
Ketujuh; Septia Wardany (20), jenis kelamin perempuan, beralamat Cibitung Bekasi. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis.
Kedelapan; Fatmawati Rahmayani (29), jenis kelamin perempuan, warga Bekasi Selatan. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis.
Kesembilan; Arinjani Novita Sari (25); jenis kelamin perempuan, beralamat Tambun Selatan, Bekasi. Korban berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis serta properti.
Kesepuluh; Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), jenis kelamin perempuan. Korban beralamat di Tambun Selatan Bekasi berhasil teridentifikasi melalui data primer sidik jari dan sekunder medis dan properti. (*/omi)







Komentar