JAKARTA – Puasa tidak menghalangi kader-kader Jumantik melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 03 dan 05 Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/3)
Dipimpin Lurah Srengseng, Adith Pratama dan dimonitor langsung Kasudin Kesehatan Jakarta Barat dan Camat Kembangan, Joko Suparno. Mereka tetap semangat mendatangi rumah warga secara door to door untuk memeriksa keberadaan jentik nyamuk penyebar demam berdarah dengue (DBD).
Lurah Srengseng, Adith Pratama mengatakan pihaknya terus menggencarkan pelaksanaan PSN di lingkungan permukiman warga. Hal ini mengingat adanya penambahan kasus DBD.
“Sehubungan dengan adanya penambahan kasus DBD, kami 4 Pilar Kelurahan Srengseng melakukan upaya maksimal intervensi, berupa menyerukan imbauan PSN mandiri dgn Melakukan Gebyar PSN bersama Sudis Kesehatan, Puskesmas dan kecamatan di wilayah yang tinggi kasusnya,” jelas Adith.
Selain itu mensosialisasikan 3M Plus (Menguras & Menyikat, Menutup tempat penampungan air dan Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas dan nencegah gigitan serta perkembangan nyamuk).
Membagikan dan memasang spanduk imbauan bahaya dan cegah DBD. Membagikan abate dan mengoptimalkan kinerja kader Jumantik di tiap permukiman.
Lurah Srengseng mengungkapkan selama ini dalam melaksanakan PSN agak terkendala khususnya bagi permukiman di komplek. “Jadi para kader Jumantik agak terkendala ketika melakukan sosialisasi 3M Plus atau mendatangi rumah watga untuk pengecekan dalam giat PSN di komplek-komplek. Kebanyakan penambahan kasus juga berasal dari permukiman di komplek,” ujarnya.
Adith menambahkan pihaknya terus berupaya dan mendorong program PSN secara mandiri dapat dibudayakan kembali ke semua warga. Dimana warga secara mandiri menjadi Jumantik di lingkungan rumahnya.
Ikut dalam kegiatan gebyar PSN, ketua tim penggerak PKK kecamatan dan kelurahan, kepala Puskesmas kelurahan dan kecamatan dan lain-lain. (ta)







Komentar