JAKARTA – Sehubungan dengan proyek PLN meningkatkan daya listrik yang berdampak pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, maka PAM Jaya akan menghentikan produksi IPA tersebut sekaligus mengganti komponen yang sudah usang. Penghentian produksi IPA berkapasitas 4.500 liter per detik akan berdampak pada terhentinya pasokan air perpipaan di area 53 kelurahan atau 311.538 pelanggan.
Hal itu disampaikan Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin didampingi direksi Santika dan Sahrul Hasan pada acara jumpa pers soal Gangguan Layanab Suplai Air Dampak Pekerjaan PLN di kantor pusat PAM Jaya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (29/10). “Penghentian IPA Pulogadung akan berdampak terhentinya pasokan air selama dua hari pada tanggal 31 Oktober sampai 1 November,” kata Arief.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PAM Jaya menginformasikan adanya pekerjaan kelistrikan PLN yang berdampak ke IPA Pulogadung. Pekerjaan PLN ini menyebabkan terjadinya penghentian produksi sementara di IPA Pulogadung dimana pekerjaan ini akan berlangsung selama 4 jam, mulai Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 1 November 2025 pukul 02.00 WIB.
Setelah pekerjaan PLN selesai, 1 jam kemudian IPA Pulogadung akan kembali beroperasi normal secara bertahap dan supply air di pelanggan akan mulai normal maksimal 48 jam setelahnya sesuai perjalanan air dari Pulogadung hingga jaringan pelanggan terjatuh di kawasan Salemba.
Selama proses tersebut, sebanyak 311.528 pelanggan PAM Jaya di 53 kelurahan akan mengalami gangguan suplai. Wilayah terdampak meliputi sebagian area di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, yaitu Kelurahan Gunung Sahari Utara, Pasar Baru, Gunung Sahari Selatan, Harapan Mulya, Kebon Kosong, Kemayoran, Serdang, Sumur Batu, Utan Panjang, Cempaka Baru, Galur, Johar Baru, Kampung Rawa, Tanah Tinggi, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur, Rawasari, Bungur, Kenari, Kramat, Kwitang, Paseban, Senen, Bali Mester, Cipinang, Jati, Jatinegara Kaum, Pisangan Timur, Rawamangun, Kayu Manis, Kebon Manggis, Pal Meriam, Kayu Putih, Pulo Gadung, Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Penggilingan, Rawa Terate, Ujung Menteng, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua, Rorotan, Kebon Bawang, Koja Selatan, Koja Utara, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Pademangan Timur dan Sunter Jaya.
Pelanggan diimbau untuk menampung air di rumah masing-masing sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi selama pasokan terganggu. “PAM Jaya juga menyiapkan layanan 62 unit mobil tangki air gratis yang disiagakan di tiap kelurahan terdampak. Keberadaan mobil tangki ini untuk kondisi darurat seperti rumah sakit, tempat ibadah dan yayasan sosial. Layanan ini dapat diakses melalui Contact Center PAM Jaya di 1500 223,” jelas Arief.
Arief Nasrudin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam menjaga kontinuitas dan kualitas pelayanan publik. “Kami selalu berupaya agar setiap pekerjaan yang berdampak pada pelanggan dapat dikelola dengan baik, terukur dan terkoordinasi,” ujar Arief.
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, delapan Kantor Area Bisnis (AB) PAM Jaya juga akan beroperasi pada Sabtu, 1 November 2025 dan Minggu, 2 November 2025 pukul 08.00–17.00 WIB untuk membantu pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan langsung, di antaranya AB Senen, AB Klender, AB Pulomas, AB Gudang Air, AB Kelapa Gading, AB Dewa Ruci, AB Yos Sudarso dan AB Sunter. (jo)







Komentar