oleh

Perumda Pasar Jaya Revitalisasi  Pasar Tradisional Kombongan Menjadi Modern

POSKOTA.CO-Ground breaking Pasar tradisional Kombongan yang berada di Jalan Bungur Besar XVII, RT 013/01, Gunung Sahari Selatan (GSS), Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai direvitalisasi Perumda Pasar Jaya pada, Kamis (13/7/2023).

Ground breaking dimulainya revitalisasi pembangunan Pasar Kombongan secara simbolis dilakukan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Chaidir.

Orang nomor dua dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus ini mengatakan, renovasi pasar dari bentuk tradisional ke bentuk modern berikut dengan akses difabel sangat baik untuk memudahkan masyarakat.

“Pasar kombongan ini dibangun dengan bentuk yang modern dan ramah difabel, moga-moga dapat memudahkan masyarakat untuk belanja ke pasar,” ungkap Chaidir.

Lanjut ia menambahkan, pasar yang modern ini secara otomatis akan meningkatkan perekonomian warga di sekitar lingkungan. “Harapan Pemkot Jakpus dengan modernisasi bentuk pasar ini dapat menambah daya beli pengunjung pasar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Perputaran ekonomi masyarakat di sini dapat berkembang,” kata dia seraya berharap pembangunan pasar tradisional dengan bentuk modern dapat menyentuh pasar-pasar lainnya yang berada di Jakarta Pusat.

“Saya berharap nantinya akan lebih banyak lagi modernisasi pasar tradisional di wilayah Jakarta Pusat. Tujuannya, apabila pasarnya bersih dan nyaman, pasti daya beli masyarakat akan meningkat. Selain itu, bisa memudahkan masyarakat khususnya bagi para difabel untuk belanja di pasar tradisional,” ucap Chaidir.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Aristianto menerangkan, rencana pembangunan Pasar Kombongan ini dibangun dengan bentuk semi modern berlantai dua.

“Bentuk bangunan semi modern berlantai dua, di mana nanti akan ada fasilitas pendukung seperti toilet, tempat ibadah, termasuk parkir mobil maupun motor. Dengan desain pasar yang ramah difabel,” jelas Aristianto.

Lanjut dia menjelaskan, pasar kombongan memiliki luas 2.600 meter persegi dengan total kapasitas kurang lebih 150 kios dan 47 los diprediksi selesai pada bulan April 2024 mendatang.

“Kita selesaikan bangunan tempat usaha ini di triwulan ke dua tahun 2024. Semoga dapat bermanfaat bagi warga yang berbelanja di pasar yang nyaman, aman, dan bersih,” paparnya.

Sekedar diketahui, Perumda Pasar Jaya merevitalisasi sebanyak 10 pasar dengan menggelontorkan  anggaran sekitar Rp 15-20 miliar per lokasi satu pasar yang bersumber dari penyertaan modal daerah (PMD) Pasar Jaya. Berikut daftar 10 pasar yang akan direvitalisasi:

  1. Pasar Sumur Batu
  2. Pasar Ikan Luar Batang (Pasar Hexagon)
  3. Pasar Petojo Enclek
  4. Pasar Jatirawasari
  5. Pasar Kalideres
  6. Pasar Gandaria
  7. Pasar Kombongan
  8. Pasar Kwitang Dalam
  9. Pasar Cilincing
  10. Pasar Perumnas Klender.

Wakil Ketua Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat, Nasirman Chaniago yang menyaksikan ground breaking Pasar Kombongan berharap pembangunan pasar tradisional yang segera direvitalisasi menjadi pasar modern dapat selesai tepat waktu. Karena sangat dibutuhkan warga masyarakat.

“Perumda Pasar Jaya juga dapat menyentuh pasar lainnya seperti Pasar Gardu Asem Kemayoran dan Pasar Serdang yang kondisinya tidak layak dan memprihatinkan,” ungkap Nasirman. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *