JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kominfotik menggelar lomba foto dan video yang terbuka untuk umum. Launching Photo and Video Competition Color of Jakarta (CoJ) 2026 diresmikan Wagub Rano Karno di Taman Bendera Pusaka, Jalan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pada kesempatan itu Rano menegaskan bahwa peran CoJ 2026 untuk memperkuat visi Jakarta sebagai Kota Sinema. “Produksi fotografi maupun video berupa konten apa saja, termasuk film pendek berpotensi melahirkan ekonomi kreatif,” ujar Rano di lokasi, Jumat (17/4).
“Jangan dikira bikin film pendek itu identik dengan biaya murah, tidak. Di luar negeri film pendek itu adalah showreel untuk masuk ke dalam industri besar, seperti dilakukan Steven Spielberg, George Luka, Jacky Chan, Akuro Kurosawa, dan lainnya. Berawal mereka membuat film pendek serius berbiaya besar hingga kemudian menjadi bagian dari industri film raksasa,” ungkap Rano.
Karena itu, Ia berharap kepada Diskominfotik maupun masyarakat luas agar kegiatan videografi dan fotografi tidak hanya dilaksanakan pada momen Color of Jakarta. “Belakangan ini tiap dua bulan sekali kami membuat event yang mendorong Jakarta lebih berwarna melalui dunia sinema. Contohnya pembuatan film di berbagai even seperti Christmas Carrol Kolosal, Natal, perayaan tahun baru, Imlek, Pawai Ogoh-ogoh, perayaan Cap Go Meh, Festival Bedug dan halal bihalal,” papar Rano.
Untuk Minggu besok (18/4) akan digelar kegiatan paskah kolosal di Kota Tua. Lalu, pada Selasa (21/4) juga akan dilaksanakan event menyambut hari Kartini di Bundaran HI. “Nah even tersebut bisa dijadikan bahan pembuatan film maupun fotografi yang bisa diikutsertakan dalam lomba CoJ,” harap Rano. Untuk itu, ia berharap masyarakat yang ingin ikut lomba CoJ bisa memanfaatkan momentum itu sebagai objek video dan fotografi.
Dikatakannya, kehadiran Jakarta Film Commission itu nantinya juga bisa menjadi barometer apakah karya film pendek mereka yang mengikuti COJ ini bisa diproduksi sebagai produk Ekraf yang layak pasar. “Saya bahagia pihak Netflix beberapa waktu telah mempercayakan melakukan syuting film di Jakarta melibatkan salah seorang artis korea ternama. Kemudian dengan capaian keberhasilan Jakarta menggelar kegiatan film, pada Mei mendatang juga direncanakan premier film Mortal Kombat II di Jakarta,” ujar Rano.
Kepala Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awalludin menjelaskan, kegiatan COJ merupakan event tahunan yang telah digelar sejak tahun 2012. Hanya saja pada tahun ini kegiatan ditambah dengan lomba foto dan videografi.
“Kegiatan lomba videografi terdiri dari sejumlah kategori seperti kategori video landscape (durasi maksimal 7 menit), video vertical (durasi maksimal 1 menit) dan kategori video AI (durasi maksimal 3 menit). Sedangkan fotografi dibagi 5 kategori yakni, kategori Jakarta Humanis, Jakarta Berbudaya, Jakarta Kontemporer, Jakarta Vista dan Jakarta Berseri. “Rencananya, kegiatan akan ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang pada Juni 2026 mendatang,” tandasnya. (jo)







Komentar