oleh

Kisruh Pengangkatan Dirut PDAM Jangan Dijadikan Komoditas Politik

POSKOTA CO-Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kabupaten Bekasi, H. Yaman Edie Bair, meminta semua pihak untuk tidak menjadikan kisruh  pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi, Usep Rahmat Salim sebagai komoditas politik.

Untuk diketahui, PDAM Tirta Bhagasasi saat ini masih menjadi milik bersama antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Pemerintah Kota Bekasi dengan kepemilikan saham masing-masing 70:30.M Selain itu Bupati Eka juga sudah menandatangani SK pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi.

Dengan asumsi sepeeti itu , Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja,  merasa punya wewenang untuk mengangkat Direktur Utama.

Sementara Walikota Bekasi,  Rahmat Efendi, merasa dilangkahi oleh Bupati Bekasi terkait pengangkatan Usep sebagai Dirut PDAM Tirta Bhagasasi. Pepen, sapaan akrabnya, belum menandatangani SK pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi, sehingga merasa masih punya hak untuk mengangkat Dirut .

Kekisurahan PDAM,  lanjut Yaman, merupakan masalah administrasi. ” Jadi, jangan dipolitisir, karena tidak ada kaitan dengan urusan politik” tegas Yaman.

Yang menjadi pertanyaan, lanjut Yaman, adalah bagaimana proses pengangkatan Usep sebagai Dirut PDAM apakah sudah melalui fit and proper test atau apakah juga melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

H. Yaman menduga, pengangkatan URS sebagai dirut PDAM oleh Bupati Bekasi, dengan pertimbangan untuk memudahkan dan mempercepat pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi dengan PDAM Tirta Patriot

Jika diangkat Dirut yang merupakan orang baru, ada kemungkinan pemisahan PDAM akan berlarut-larut.( agus suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *