oleh

Jadi Kumuh dan Kotor, Pedagang Kelapa Kuasai Trotoar Jalan KH Samanhudi

POSKOTA.CO – Lagi-lagi pedestrian atau trotoar di wilayah Pasar Baru, Sawah Besar persisnya di tikungan, Jalan KH. Samanhudi, dikuasai lapak Pedagang Kaki Lima (PK5) kelapa menggelar dagangannya semaunya di atas trotoar dibiarkan aparat setempat

Meskipun dikeluhkan pejalan kaki, keberadaan lapak pedagang kelapa ini bertengger hingga bertahun-tahun.

“Itu lapak pedagang kelapa di atas trotoar sudah bertahun-tahun kenapa didiemin aparat setempat, bikin kotor dan kumuh saja. Padahal fungsi trotoar bukan untuk lapak pedagang tetapi untuk akses pejalan kaki. Seperti tidak ada Pemerintah saja di wilayah ini,” keluh Sudrajat (46) pejalan kaki, Rabu (16/6/2021) sore.

Kanopi pedagang Jalan Krekot Bunder Raya, Pasar Baru hingga menjorok ke bahu jalan. (van)

Tokoh masyarakat Rahmat (59) menyatakan, sangat prihatinan terhadap perubahan fungsi Fasilitas Umum (Fasum) seperti trotoar menjadi lapak PK5 liar. “Seharusnya tidak boleh dibiarkan karena fungsi trotoar itu untuk akses pejalan kaki. Jadi harus ditertibkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat sedang gencar-gencar nya menjaga pedestrian atau trotoar steril dari PK5 liar.

Hal ini dipertegas, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, yang kerap berulangkali mengingatkan pamong camat dan lurah untuk aktif turun ke lapangan guna melihat langsung permasalahan di wilayah. Sehingga dapat menjawab visi misi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

“Saya tegaskan para pamong di wilayah Jakarta Pusat harus punya program skala prioritas dalam menyentuh wilayah semrawut dan kumuh menjadi wilayah tertata,” jelas Bang Ir panggilan akrab Irwandi. (van/bw)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *