oleh

Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Sukses Dukung Program Swasembada Pangan dan Buat Petani Tersenyum

JAKARTA – Perusahan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah DKI Jakarta & Banten membuktikan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Pemerintah. Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta & Banten terus melakukan penyerapan hasil panen petani dalam negeri dengan harga Rp6.500/kg.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta & Banten Bambang Prihatmoko dengan didampingi Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan  Banten Rizky Puspitasari mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian Kanwil DKI Jakarta dan Banten yang mampu memenuhi/merealisasikan target penyerapan gabah/beras yang ditetapkan Kantor Pusat.

“Pada tahun ini, Alhamdulillah Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten mampu menyerap hasil panen petani sebanyak lebih dari 45.000 ton (setara beras) dengan harga Gabah Kering Panen (GKP) Rp6.500/kg. Jumlah penyerapan harian tertinggi adalah sebanyak 1.377 ton/hari setara beras. Melalui penyerapan gabah/beras oleh Perum Bulog, diharapkan petani tersenyum karena menikmati harga gabah yang baik dan diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat.”

Khusus DKI Jakarta Serap Gabah Petani Rorotan

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten menyerap gabah/beras dari petani di daerah Rorotan dan sekitarnya. Selain di daerah DKI Jakarta, wilayah kerja Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten meliputi Provinsi Banten, yang mana merupakan salah satu daerah sentra produksi gabah/beras nasional.

Sebagian besar penyerapan gabah/beras dilakukan di daerah tersebut. Secara keseluruhan Kanwil DKI Jakarta & Banten berhasil menyerap lebih dari 45.000 ton setara beras atau 98% dari target yang ditetapkan kantor pusat dan optimis akan mencapai target 100 % sampai dengan musim panen berakhir.

Penyerapan gabah/beras ini berlangsung selama musim panen raya dan akan terus dilakukan pembelian gabah/beras selama terdapat panen pada lokasi-lokasi yang diinformasikan oleh Kelompok Tani, PPL, Dinas Pertanian dan Babinsa. Saat ini Gudang Bulog menyimpan stok beras CPP lebih banyak dari kapasitas simpannya. Di Bulog Cabang Serang dan Lebak bahkan stok CPP yang ada dua kali lipat lebih banyak dari kapasitas Gudang Bulog. Namun demikian, kondisi ini tidak menjadi masalah karena Bulog dibantu Pemerintah Daerah setempat, TNI dan BUMN lain untuk penyediaan tambahan gudang sewa. Sinergi ini akan terus dilakukan untuk mendukung tercapainya program swasembada pangan.

Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten juga mengapresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, kepada Pihak Polri, Babinsa, PPL, kelompok tani, mitra penggilingan baik local maupun swasta yang sudah banyak membantu di lapangan, serta memastikan bahwa proses penyerapan gabah/beras dilakukan secara transparan dan efisien. (fs)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *