POSKOTA.CO–Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditnarkoba) Bareskrim Polri telah mengirimkan tim asistensi untuk membantu Polda Kepulauan Riau (Kepri). Tim ini diturunkan untuk memburu memburu pelaku yang diduga membuang kokain seberat 36 kilogram di perairan Kabupaten Anambas, Kepri.
Modus operandi membuang kokain di laut bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di beberapa negara lain. “Saya sudah dilaporkan oleh Dirresnarkoba Polda Kepri tentang penemuan kokain dan saya sudah kirim tim asistensi dari Dittipidnarkoba Bareskrim untuk membantu mencari pelakunya,” kata Brigjen Krisno di Jakarta, Rabu.
Menurut Krisno, dari data yang ada diketahui bahwa Indonesia bukan negara tujuan peredaran gelap kokain di dunia. Sebab, jenis narkoba di Indonesia adalah ganja, sabu-sabu, MDMA (pil ekstasi), dan bahan psikoaktif lainnya.
Dugaan ini dipeekuat dari analisis bahwa wilayah laut Indonesia telah dijadikan lintasan bagi kapal pengangkut (mother vessel) kokain dari negara sumber (source country). Barang terlarang itu sengaja dibuang di perairan Indonesia, kemudian diambil oleh kapal penjemput (daughter ship) untuk dibawa ke negara tujuan.
Hal ini lanjut Brigjen Krisno tidak bisa dibiarkan. Karenanya, Polri bersama pihak terkait bergerak mencegah Indonesia menjadi tempat penyeludupan narkotika maupun tempat pembuangan narkoba jenis lain, seperti kokain yang akhir-akhir ini terjadi.
Pihaknya lanjut Krisno kini tengah mendalami kasus-kasus penemuan kokain di perairan atau laut Indonesia. “Kami juga berbagi informasi terkait dengan penemuan kokain tersebut dengan counterpart international (rekanan),’ ujarnya.
Unruk diketahui, pada Jumat (1/7/2022) pihak Polres Anambas Polda Kepulauan Riau mengamankan 36 kg narkotika golongan satu jenis kokain yang terdampar di Pantai Tunjuk, Kabupaten Anambas. Barang haram tersebut pertama kali ditemukan warga setempat
Sementara itu, pada awal Mei 2022, aparat TNI menemukan 179 kg kokain di Perairan Selat Sunda. Setelah aparat menindaklanjuti informasi intelijen terkait dengan dugaan penyeludupan narkoba melalui Pelabuhan Bakauheni-Merak.(Omi)







Komentar