oleh

Banjir dan Longsor Terjang Jonggol Bogor, Ponpes dan Musala Terdampak

BOGOR – Tiga kampung di Jonggol, Kabupaten Bogor diterjang bencana banjir dan longsor, akibat luapan Sungai Cipatujahdi, pada Jumat (30/11/2025) sore. Luapan banjir ini menggenangi dua pondok pesantren (ponpes), salah satu santri terluka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani. dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTAONLINE.COM. Minggu (2/112025), mengatakan, naiknya debit air Sungai Cipatujahdi, akibat hujan dengan intensitas tinggi dan lama. “Debit air naik dan kikis tembok penahan tanah. Karena lama dan deras air, jadi tidak kuat menahan hingga tiga tebingan longsor,” katanya.

Data BPBD mencatat, banjir di Kampung Pojok Salak RT 4/8, dan tanah longsor di Kampung Karni RT 2/4, serta banjir dan tanah longsor di Kampung Jeprah RT 1/1.

Adam menyebutkan, banjir dan longsor sempat merendam rumah warga dan ponpes, hingga mengakibatkan seorang santri terluka di bagian kaki. “Ada fasilitas umum yakni Musala Darhaj terdampak. Ponpes Al-Fatiah terendam banjir. Korban luka satu orang santri Ponpes Al-Fatiah atas nama Fatwahana (19), luka pada bagian kaki sebelah kiri dan sudah diobati di Puskesmas Jonggol,” terangnya.

Selain itu, tembok penahan tebing setinggi 30 meter longsor hingga menutup akses warga. Adam menambahkan, Ponpes Al-Mutajam juga rusak pada bagian TPT. “Ponpes Al-Mutajam mengalami kerusakan. Tembok panjang 100 meter dan tinggi 8 meter, serta jarak bangunan ke bibir sungai kurang dari 1 meter patah,” ujanya.

Adam menjelaskan, longsor dan jembatan rusak belum diperbaiki. Penanganan oleh dinas terkait belum dilakukan, karena bertepatan dengan hari libur. (*/yopy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *