oleh

IKKT Paspampres Kota Bogor Ikuti Sosialisasi Covid-19

POSKOTA.CO – Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim membuka acara sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Aula Gedung Paspampres Lawang Gintung, Kamis (18/6/2020).

Narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Pengurus dan anggota Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Grup C Paspampres terlihat antusias menyimak materi mengenai virus mematikan ini.

Dalam sambutannya, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyebutkan, saat ini kondisi Kota Bogor masih berada di zona kuning.

“Zona kuning ini sebetulnya relatif berbahaya di level 3 dan sangat rentan tergelincir ke zona merah,” kata Dedie yang juga Wakil Wali Kota Bogor.

Dedie menyebut, Kota Bogor merupakan bagian dari episentrum penyebaran Covid-19 karena lokasinya dekat dengan DKI Jakarta.

Tercatat, kasus pertama ada di Kota Depok pada 2 Maret dan di Kota Bogor pada 19 Maret.

“Kasus pertama Covid-19 di Kota Bogor pada 19 Maret dan itu pak wali. Diduga karena sebelumnya kunjungan kerja ke negara Turki dan Azerbaijan,” terangnya.

Atas temuan kasus pertama Covid-19 tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor langsung mengeluarkan surat edaran agar para pelajar belajar di rumah.

Selain itu, ada juga surat keputusan bersama Forkopimda, MUI dan DMI Kota Bogor yang isinya agar warga tidak menggunakan sarana ibadah untuk sementara waktu.

“Intinya kami ingin semuanya sehat. Sederhana kuncinya, rajin cuci tangan, pake masker dan jaga jarak. Saat ini kita harus tetap berjuang agar Kota Bogor terbebas dari Covid-19,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Komandan Grup C Paspampres, Kolonel (Mar) Efhardian mengatakan, acara ini sengaja digelar agar pengurus dan anggota IKKT mengetahui mengenai apa itu Covid-19.

Untuk itu, ia mengundang secara khusus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno untuk menjelaskannya.

“Karena mungkin sebagian orang tahu apa itu Covid-19 di media atau medsos. Hari ini bisa dijelaskan lebih detail,” ujarnya.

Menurutnya, jangan sampai takut dengan Covid-19, namun harus tetap waspada dan siap siaga.

“Besar harapan kami kepada Ketua Gugus Tugas dan Kadinkes bisa menjelaskan apa itu Covid-19 dan apa saja yang bisa kita lakukan agar kita tidak salah langkah,” katanya. (ymd

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *