oleh

12 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Anies, Wali Kota Dhany Sukma Gerak Cepat

POSKOTA.CO – Sebanyak 12 pejabat eselon II, siang tadi dilantik Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Balaikota, Selasa (23/2/2021).

Pasalnya, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut merupakan hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tahun 2021 berdasarkan SK Kepala BKN Nomor: 3/KEP/2021, SK KASN Nomor B-836/KASN/02/2021 dan B-874/KASN/02/2021, SK DPRD Provinsi DKI Jakarta Nomor: 1184/-071.82/2020 dan Nomor: 76/-071.82/202, serta Kepgub Provinsi DKI Jakarta Nomor: 1184/-071.82/2020 dan Nomor: 76/-071.82/2021.

Pada acara yang berbahagia ini, Gubernur Anies menuturkan, para pejabat yang dilantik agar segera melakukan penyesuaian, karena Pemprov DKI Jakarta tengah menghadapi kondisi kerja yang sangat dinamis, terutama dalam masa pandemi serta musim penghujan. Oleh karena itu, ke 12 pejabat ini diminta untuk beradaptasi dan melakukan inisiatif saat menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

“Saat ini, kita harus memikirkan suatu kebaruan akan dibawakan di tempat yang baru, lalu siapkan langkah untuk benar-benar membawa kebaruan. Sejauh ini, ada tantangan yang tidak kecil dan itu sedang kita hadapi bersama sama. Kita sama-sama menghadapi musim hujan, khusus kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan dalam menanggulangi musim penghujan,” ungkapnya.

Selain itu, Anies juga berpesan agar pejabat yang baru dilantik untuk meneladani sifat pemimpin, karena jika sekadar menjadi pejabat hanya fokus kepada kewenangan. Menurutnya, sosok pemimpin diperlukan karena bisa menjadi teladan yang diikuti perkataan maupun perbuatannya.

“Jadilah sosok teladan di tempat bekerja, Kita masih dalam satu organisasi yang sama, tempatnya berganti, namun tujuannya tidak berubah dalam melaksanakan semua perintah, baik dalam bentuk konstitusi, Perda, Pergub, Kepgub, maupun Ingub,” pungkasnya.

Adapun ke 12 pejabat yang baru dilantik ini antara lain, Sigit Wijatmoko, sebagai Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Afan Adriansyah Idris, sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. Syaefuloh Hidayat, sebagai Inspektur Provinsi DKI Jakarta. Maria Qibtya, sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta. Julia Leli Kurniatri, sebagai Kepala Kantor Regional V BKN Jakarta.

Selanjutnya, Dhany Sukma, sebagai Walikota Jakarta Pusat. Ali Maulana Hakim, sebagai Walikota Jakarta Utara. Kemudian, Yusmada Faizal, sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta. Premi Lasari, sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Bayu Meghantara, sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Provinsi DKI Jakarta. Chaidir, sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Djuaini, sebagai Wakil Walikota Jakarta Utara dan lin Mutmainnah, sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat.

Acara pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali beserta jajaran Ketua TP PKK DKI Jakarta, Ferry Farhati; Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Ellisa Sumarlin; Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhaimi; dan Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara, Supranawa Yusuf.

Usai dilantik, Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengumpulkan para pejabat dilingkungan Pemkot Jakpus, termasuk camat dan lurah se Jakarta Pusat di Ruang Pola kantor Pemkot Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (23/02/21).

Kepada Wartawan, orang nomor satu dilingkungan Pemkot Jakpus ini berjanji bahwa, dirinya akan turun ke kelurahan dan kecamatan untuk mendengar langsung aspirasi nasyarakat.

“Semakin banyak aspirasi yang disampaikan akan memudahkan saya untuk mengenal suatu permasalahan dan mudah beradaptasi dengan lingkungan di Jakarta Pusat,” tuturnya.

Ia menambahkan, inovasi akan lebih banyak ke arah eksternal di samping Pemkot Jakpus akan membangun sistem yang kuat di birokrasi juga bergerak cepat melakukan penataan di Jakarta Pusat yang belum tersentuh. “Kita akan merangkul semuanya untuk menyamakan persepsi. Sehingga nantinya, dapat membangun bersama dengan stakeholder di wilayah Jakarta Pusat dengan skala internasional,” paparnya.

Karena tambah Dhany kondisi wilayah Jakarta Pusat merupakan pusat nya kantor Pemerintahan. Di sini banyak kantor perwakilan negara sahabat. “Berkolaborasi untuk menyerap aspirasi dari berbagai sektor untuk diselaraskan dalam mencapai target RPJMD yang telah ditetapkan. Nanti berbagai sektor terlibat sebagai co creator dan Pemkot Jakpus yang mengkolaborasikan sebagai kolaborator,” pungkasnya. (van)

 58 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *