oleh

Restu

POSKOTA.CO – Dalam birokrasi patrimonial, pendekatan personal menjadi basis untuk diterima, diijinkan memegang atau menduduki posisi yang dikatakan strategis. Konteks strategis di sini kaitan dengan posisi posisi yang berkaitan dengan pendominasian dalam pengeksploitasian dan pendistribusian sumber daya.

Restu menjadi kekuatan paling mendasar walaupun hanya secara lisan, menjadi bentuk jaminan, perlindungan, persetujuan dan menunjukan tidak ada gesekan dengan penguasa. Restu menjadi penting bahkan sangat mahal konsekuensinya untuk loyal secara personal. Like and dislike menjadi soroton dan pertimbangannya.

Untuk mendapatkan restu ada stratifikasi bertingkat tingkat atau ada sistem ring. Kedekatan dengan pusat kekuatan, kekuasaan menjadi tanda atas kekuatan restu. Sistem stratifikasi tinggi dan kuat pada pusat kekuasaan, biasanya diisi para broker yang menjadi jembatan rekomendasi.

Para broker biasanya akan memainkan pasar dengan berbagai kesempatan dari mahar sampai pembagian hasil. Prinsip mereka aman, nyaman dan mendapat bagian. Kekuatan restu berlapis lapis dan akan saling terkait satu dengan lainnya.

Restu menjadi semacam jimat untuk kesaktian dan tameng perlindungan apabila ada gugatan atau serangan. Semakin tinggi dan kuat pemberi restu maka akan semakin sakti dan semakin ditakuti. Mendapat restu bukan seperti membeli kopi di kedai. Melainkan perjuangan dan uji nyali panjang. Berani pasang modal yang tidak selalu berhasil,bisa juga blong. Para broker menjadi pengepul, penyambung lidah yang penting tst ( tahu sama tempe), seberapa besar bagian masing masing seakan sudah ada tabel penandanya.(CDL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.